Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

9 Buku Paling Dicari di Bulan Agustus

Oleh: Redaksi         Diposkan: 31 Aug 2019 Dibaca: 2016 kali


Agustus adalah bulan yang sendu, pencapaian kemerdekaan Indonesia, hingga hari penghilangan paksa. Di bulan ini pula, dua dari banyak novel Pramoedya Ananta ToerBumi Manusia dan Perburuan—diangkat ke layar lebar.

Bulan Agustus, tak pernah kehilangan nuansa heroiknya. Mulai dari lomba-lomba, hingga perjuangan penentuan nasib sendiri kawan-kawan Papua. Tentu saja, menghendaki kemerdekaan bagi kita, sama artinya membiarkan orang lain pun ikut merdeka. Kita pernah terjajah, dan sudah mestinya kita keluar dari keterjajahan itu sendiri, bahkan dari keinginan untuk menjajah.

Kita perlu menoleh ke belakang, berguru pada masa lampau guna menjalani masa sekarang dan masa depan. Berguru pada masa lampau adalah mencecap harum kertas, menelusuri setiap kata dalam kalimat, dan termenung dalam bayangan tentang keniscayaan.

9 buku ini, adalah teman yang menemani dalam pencarian tentang keniscayaan itu sendiri.

 

Tapak Jejak

Tapak Jejak adalah karya terbaru Fiersa Besari, setelah Arah Langkah. Catatan ini akan membawa kita berkeliling Indonesia, menikmati keindahan alam, dan tentu saja dengan rasa yang bergejolak. Tapak Jejak dan Arah Langkah bukan hanya sekadar catatan perjalanan ke suatu tempat, tapi juga catatan perjalanan tentang pribadi yang senantiasa dinamis.

Lara Tawa Nusantara

Ketika mendengar kata Indonesia, bayangan sebagian besar orang hanyalah berhenti Jakarta, Surabaya, Medan, Bali dan Makassar. Bayangan kita tertuju hanya pada kota-kota besar yang ada, padahal Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki banyak pulau, dan tidak berhenti pada itu-itu saja. Lara Tawa Nusantara akan menuntun kita menuju tempat-tempat yang tidak terjangkau dengan mudah, bahkan oleh Google Maps. Lara Tawa Nusantara adalah sebuah catatan yang mengungkap bagaimana luasnya Indonesia.

Zarathustra

Zarathustra adalah satu pengembaraan spiritual menjelajahi dunia modern. Oleh karena itu, buku ini memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi bagi kita dalam memberi penilaian atas seorang pemikir orisinal yang cemerlang, yang pengaruhnya sangat besar terhadap para penulis abad kedua puluh, seperti Franz Kafka, W.B. Yeats, Andre Gide, Bernard Shaw, Jean-Paul Sartre, Albert Camus, dan Iqbal.

Diterjemahkan oleh H. B. Jassin dan diantarkan oleh Goenawan Mohammad. Selain termasuk dalam buku klasik yang paling sering dicari, buku ini pula yang paling banyak ditemukan dalam terjemahannya dalam Bahasa Indonesia.

 

Tentang Kepercayaan Agama

Apa yang bisa menjadi dasar pijakan bagi kepercayaan aganıa di sebuah zaman ketika globalisasi, multikulturalisme dan peruısahaan beşar adalah agama baru? Slavoj Zizek, seorang fılsuf terkenal dan kritikus liar budaya, menjajaki semııa sudut persoalan itü dalam buku baru yang sangat meyakinkan dan memesona ini.

Mulai dari "nalar ruang siber” hingga paradoks "Agama Buddha Barat”, bukıı Tentang Kepercayaan Agama menjelajah sampai di balik batas bagaimana kita biasanya berpikir tentang keyakinan, terutama dalam agama Yahudi dan agama Kristen. Dengan meletakkan apa yang disebut autentisitas keyakinan agama di bawah paparan terang kritik, Zizek menggunakan psikoanalisis, film, dan filsafat untuk menunjukkan dengan cara yang mengejutkan bahwa tidak ada yang lebih mengerikan bagi orang yang percaya daripada keadaan ketika mereka mendapati bahwa kepercayaan mereka memang benar.

 

Sekolah Dibubarkan Saja!

Buku Sekolah Dibubarkan Saja! memang provokatif. Selain melulu mengkritik lembaga formal bernama sekolah, kritik itu juga hanya kritik, tak ada solusi jelas untuk kritik yang dilontarkan. Tetapi sejak kapan kritik mesti melulu beriring solusi. Pihak yang dikritiklah yang semestinya mencari solusi sendiri untuk semua kritik itu. Sudah untung dikritik, jadi bisa memperbaiki diri dengan mempelajari kritik-kritik itu. Lebih dari itu, Sekolah Dibubarkan Saja! saya kira bisa memicu diskusi lanjutan yang lebih panjang guna memperbaiki kerut-merut dunia pendidikan di negeri ini.

Wanita yang merindukan surga

“Cara berpikir bertahap, berproses, fokus pada keahlian, fokus pada substantif, fokus pada kontribusi, adalah hal yang ingin disampaikan dan mendasari seluruh pemikiran kritis terhadap pemaknaan hijrah dalam buku yang ditulis Esty ini. Dengan caranya yang kritis, dan gaya tutur yang dialogis, buku ini menjadi salah satu buku penting untuk dibaca oleh mereka yang sedang terus-menerus berhijrah.” Kata S. Intan Savitri

Introver

Pandangan umum menilai bahwa kesuksesan sangat lekat dengan orang berkepribadian ekstrovert: ceria, suka sosialisasi, banyak teman, dan berbagai sifat supel lainnya. Sedangkan orang berkepribadian introver—tertutup, pemalu, pemurung, pendiam, suka menyendiri—dianggap sulit menjadi orang sukses. Bahkan tak jarang, kaum introver dicap sebagai orang aneh, terkucilkan, eksklusif, dan anggapan negatif lainnya.
Tetapi, tahukah Anda bahwa banyak tokoh dunia adalah orang-orang berkepribadian introver? Di deretan pemimpin politik, ada Abraham Lincoln, Mahatma Gandhi, dan Barack Obama. Ada pula Bill Gates dan Warren Buffett di kalangan pengusaha. Begitu pula Albert Einstein dan Charles Darwin, mewakili kaum ilmuwan. Sementara di antara artis, selebritis, dan penulis, ada Christina Aguilera, Mark Zuckerberg, dan J.K. Rowling. Mereka adalah orang hebat dengan kepribadian introver. Lalu, seperti apa sejatinya kehidupan kaum introver?
 
Novel ini bercerita ihwal dunia kaum introver. Membacanya, kita diajak menyelami alam pikiran dan kejiwaan seorang introver yang senantiasa gelisah, resah, dan gundah; juga konflik batin yang menyiksanya, dan bagaimana ia menemukan “teman” untuk mengisi kesendiriannya dan membuat kehidupannya menjadi bermakna. Tak hanya itu, dalam novel ini, Sang Introver seolah curhat bernada menggugat atas dunia kaum ekstrovert yang dianggap sia-sia, membuang waktu, tak bermutu, dan tidak efektif.
 

Protopia Philosophia Berfilsafat secara Kontekstual

Buku ini ditujukan untuk para peminat sekaligus praktisi filsafat, ilmu politik, dan hubungan internasional yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Buku ini menawarkan wawasan sekaligus langkah strategis untuk menciptakan kebaikan di berbagai tingkat kehidupan manusia, baik pribadi, politik, maupun di tingkat internasional.

Protopia Philosophia berupaya menjelaskan peran filsafat di dalam menyingkapi berbagai segi kehidupan manusia, mulai dari hidup pribadi, sampai dengan tata politik dan ekonomi global. Semoga berbagai refleksi filsafat di dalam buku ini bisa memperkaya kehidupan para pembaca. Namun, perjalanan masih panjang. Jangan berhenti di sini. Mari terus berfilsafat!!!

 

Cara Mudah Berfilsafat

Cara Mudah Berfilsafat tidak hanya menjelaskan siapakah masing-masing filsuf dan apakah yang dia pikirkan, tetapi bagaimanakah mereka tampil untuk berpikir dengan cara yang mereka gunakan.

Nicolas Fearn menyajikan filsafat sebagai sebuah kumpulan alat-alat dari--gua Plato, kacamata Kant, martil Nietszche, cermin Wiigenstein, pisau cukur Okcham, garpu Hume, hingga dekonstruksi Derrida--yang masing masing dapat di gunakan untuk menghadapi bermacam-macam keadaan yang sulit.

Ditulis dalam dua puluh lima bab pendek, masing-masing enak di baca dalam perjalanan hingga tempat kerja. Cara Mudah Berfilsafat adalah pengantar yang unik pada gagasan-gagasan penting filsafat

 



0 Komentar

Tinggalkan Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box: