Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

9 Buku Terlaris Bulan Februari 2021

Oleh: Redaksi         Diposkan: 27 Feb 2021 Dibaca: 712 kali


Tak perlu banyak alasan untuk mencintai, termasuk mendaratkan alasan bulan penuh cinta untuk Februari. Sama halnya dengan membaca,  tak perlu alasan berlebih untuk mencintai pengetahuan lewat bacaan. Mencintai bacaan dan pengetahuan serupa mencintai diri dan kerja-kerja menghindari kebodohan. Kebodohan menjerumuskan manusia pada kesia-siaan, dan pengetahuanlah yang menyelamatkannya.

 

Bacaan, serupa bentangan yang perlu ditelusuri guna menjawab pencarian. Namun, sebagai pembaca ada dua hal yang perlu dan kiranya penting, ada pembaca yang merasa terjawab oleh bacaannya, tapi juga ada pembaca yang mencari apakah apa yang ia pikirkan telah ditulis oleh yang lainnya. Di sini lah bacaan berperan, ia mengabadikan selaligus juga merupa sebagai pembimbing dalam gelap. Membaca, lagi-lagi bukan hal yang menakjubkan, tapi dari membacalah manusia menemukan betapa menakjubkannya ia. Tanpa perlu tedeng aling-aling, tanpa perlu alasan bulan yang penuh cinta, mari kita mencintai bacaan lebih lagi.

 

Inilah daftar 9 buku terlaris di bulan Februari 2021:

Salvador Dali I Am Surealism

Salvador Dali, dalam beberapa tahun terakhir "dirayakan" kembali setelah wajahnya dijadikan topeng di serial La Casa de Papel atau Money Heist yang mendunia itu. Siapakah Salvador Dali? Mengapa sosoknya dijadikan ikon serial Money Heist, yang bahkan kini topeng dirinya ditemui di banyak aksi protes di berbagai belahan daerah?

 

Kisah hidup Salvador Dali, sang pelopor aliran seni surealis ini coba dibahas di buku ini. Tak sekadar perjalanannya sebagai seniman dan pembahasan karya-karyaya, namun juga bagaimana masa kecilnya, kisah cintanya, relasi dan perseteruan dengan teman-temannya, hingga kaitannya dengan situasi politik saat ia hidup. Membaca kepingan-kepingan kisah Dali, persis seperti melihat karya-karyanya: nyentrik dan kontroversial. Salvador Dali I Am Surealism

Pangeran Kecil

Untuk Leon Werth. Aku mohon maaf kepada anak-anak karena mempersembahkan buku ini kepada orang dewasa. Aku punya alasan serius: orang dewasa ini adalah teman terbaikku di dunia. Ada lagi alasan lain: orang dewasa ini paham segalanya, bahkan buku tentang anak-anak. Aku punya alasan ketiga: orang dewasa ini tinggal di Prancis, di sana ia kelaparan dan kedinginan. Ia butuh dihibur. Jika semua alasan ini tidak cukup, akan kupersembahkan buku ini kepada anak yang kelak tumbuh dewasa itu. Semua orang dewasa dulunya adalah anak-anak (meski sedikit saja dari mereka yang ingat itu). Jadi kukoreksi persembahanku.

 

Pangeran Kecil, bocah lugu dan misterius, tiba-tiba muncul di hadapan seorang pilot yang terdampar di gurun dan minta dibuatkan gambar seekor domba. Pertemuan ini kemudian menjadi awal terungkapnya asal-usul si pangeran kecil, bagaimana dia melakukan perjalanan dari planet asalnya menuju planet kita, serta perkenalannya dengan seekor rubah yang mengajarinya cara melihat hal-hal penting dalam hidup. Sebagai salah satu buku paling banyak diterjemahkan ke berbagai bahasa dunia, "Pangeran Kecil" hadir dalam edisi terjemahan baru yang sedapat mungkin memberi pemahaman bahasa yang lebih dekat kepada pembaca Indonesia.

Ayat Ayat Kiri

Ayat-Ayat Kiri adalah buku kumpulan kutipan pemikiran Kiri yang dikumpulkan dari berbagai potongan kalimat dari naskah-naskah primer sederet pemikir Kiri (sebagian besar Marxis). Ada Karl Marx, Friedrich Engels, Lenin, Stalin, Mao Zedong, Rosa Luxemburg, Jean-Paul Sartre, Che Guevara, Slavoj Zizek, hingga Bung Karno.

 

Pemikiran tokoh-tokoh tersebut dipilih sebagai garis start yang baik bagi siapa pun yang hendak mengenal dan mempelajari keanekaragaman pemikiran Kiri yang bisa diambil manfaatnya selain juga bisa diperdebatkan.

 

Ayat-Ayat Kiri. Buku ini disusun ke dalam tiga tema besar yang dapat dibilang sudah amat akrab dengan tradisi pemikiran Kiri dan Marxis. Bagian pertama berisi petikan-petikan terkait tema filsafat. Termasuk di dalamnya adalah topik-topik sains, metode, ilmu pengetahuan secara umum. Bagian kedua berisi petikan-petikan yang berhubungan dengan tema ekonomi-politik (political economy). Terkait di dalamnya topik seputar demokrasi, relasi-relasi industrial dan relasi-relasi kerja. Bagian ketiga berisi petikan-petikan seputar tema sosialisme dan kebudayaan. Tercakup di dalam bagian ini adalah topik seputar estetika, seni, pendidikan, dan lain sebagainya.

Baca Buku Ini Biar Artsy

Seni kontemporer memang tidak pernah menjadi begitu populer, tetapi apa perannya dewasa ini dan siapa yang mengontrol masa depannya? Seni kontemporer seharusnya menjadi dunia kebebasan di mana seniman-senimannya membuat kejutan, melanggar tabu, mencemooh ide-ide yang umum diterima, dan menghadapkan pemirsa seni kepada karya-karya yang sangat emosional atau hanya sekadar karya yang remeh temeh namun mencengangkan. Namun, di luar kejutan di ruang-ruang galeri, masih ada begitu banyak pertanyaan yang belum terjawab. Siapa sebenarnya yang menjalankan dunia seni? Apa efek dominasi politik dan budaya Amerika Serikat yang tumbuh terhadap dunia seni?

 

Di sini, Julian Stallabrass membawa kita ke dalam dunia seni internasional untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini serta pertanyaan kontroversial lainnya, dan untuk menyatakan bahwa di balik keragaman seni kontemporer dan ketidakpastian yang tampak, terdapat keragaman yang suram. Misteri yang melingkupinya terlalu mudah dijelaskan, kedalamannya jauh lebih dangkal daripada yang tampak. Seni kontemporer berupaya memperdaya pemirsanya sekaligus menjadi budak secara suka rela oleh pelaku bisnis dan pemerintah. Buku ini adalah suatu penawar yang akan mengubah cara pandang dan sikap berkesenian kita. Semoga dengan membacanya, akan membuat kita menjadi lebih artsy secara hakiki.

Menyakitkan, Tapi Tak Seburuk yang Kupikirkan

Kebahagiaan bukan hanya tentang hal-hal yang luar biasa dan keren. Ada kalanya hatiku terbebani oleh kenyataan bahwa diriku dapat menikmati pemandangan dedaunan dan berbagi makan malam sederhana dengan orang yang aku cintai. Jika kau menghargai potongan-potongan kecil dari kehidupanmu sehari-hari, maka hal itu akan menjadi sebuah kebahagiaan. Ini adalah hari untuk bersyukur karena kita masih bisa tertawa.

 

“Menyakitkan, tapi Tak Seburuk yang Kupikirkan” merupakan kumpulan esai yang ditulis oleh Lee You-Jeong. Buku ini menjadi buku best seller di toko buku offline dan situs buku onine Korea. Selain itu, buku ini juga mempunyai pembaca terbanyak mencapai 100.000 pembaca di situs brunch. Buku ini menceritakan tentang perjuangan seorang wanita dalam menghadapi kelainan rahim berupa fibroid. Bukan hanya kesehatan fisiknya saja yang terpengaruh oleh adanya fibroid ini, tetapi juga kesehatan mental dan sosialnya terpengaruh, terlebih adanya pandangan masyarakat awam yang belum teredukasi akan pengetahuan tentang apa itu fibroid rahim.

Jika Kucing Lenyap dari Dunia

Apakah yang akan kamu lakukan jika umurmu tinggal hitungan hari? Apa perasaanmu jika kamu akan segera mati?

Seorang lelaki muda penyendiri yang bekerja sebagai tukang pos divonis mengidap kanker stadium akhir. Umurnya tinggal sebentar lagi. Dalam kekalutan, datang tawaran menggiurkan untuk melakukan perjanjian dengan Iblis agar hidupnya terselamatkan. Syaratnya: setiap hari dia harus bersedia menghilangkan sebuah benda yang dia sayangi dari dunia ini.

Jika kamu yang berada pada posisi dia, maukah kamu menerima tawaran sang Iblis? Jika ya, benda apa yang rela kamu hilangkan? Maukah kamu menghilangkan mantan pacarmu? Maukah kamu melenyapkan binatang kesayanganmu dari dunia yang aneh ini?

Jika Kucing Lenyap dari Dunia. Novel unik ini tak hanya asyik dibaca dan sangat menghibur, tapi juga akan memberi kita pencerahan tak terduga, sekaligus membuat kita tertawa, menangis, dan merenung.

Asal Usul Ekofeminisme

Asal Usul Ekofeminisme Budaya Patriarki dan Sejarah Perkembangan Feminisasi Alam. Metafora “Ibu Bumi” pada awalnya dipandang sebagai hal yang positif karena mengandaikan adanya kesadaran bahwa alam, laiknya seorang ibu, telah memberikan banyak manfaat kepada manusia tanpa memungut imbalan dari mereka. Dengan mamakai lensa ini, penggunaan metafora “Ibu Bumi” tampaknya berguna sebagai monumen penghargaan terhadap kodrat perempuan.

 

Namun belakangan metafora tersebut memunculkan kecurigaan mendasar di kalangan ekofeminis bahwa asosiasi sublim antara alam dan perempuan justru menunjukkan posisi keduanya sebagai entitas yang sama-sama lemah. Peyorasi istilah untuk mengatribusikan alam dengan perempuan lazim dikenal sebagai “feminisasi  alam”, suatu tema sentral yang menjadi bahasan buku ini.

 

Dengan berpijak pada kritik Greta Gaard tentang feminisasi alam, buku ini berhasil melacak asal-usul penggunaan metafora “Ibu Bumi” mulai dari pemikiran Platon hingga Rousseau, sembari tetap berusaha menghadirkan panorama positif dari “Ibu Bumi” dalam kebudayaan tertentu.

Kapital Pada Abad Ke-21

Belakangan, seluruh dunia semakin tersadar bahwa kesenjangan ekonomi terus bertambah parah. Majalah The Economist menyebut Kapital pada Abad ke-21 sebagai buku dengan “topik yang tepat pada waktu yang tepat.” Bukan dengan modeling atau kerangka teori, buku ini menelaah data dan statistik kesenjangan ekonomi ratusan tahun ke belakang dari berbagai belahan dunia. Buku terlaris Harvard University Press ini melacak akar-akar kesenjangan ekonomi dan menawarkan alternatif solusi secara global dan sistemik. Tanpa tindakan berarti, ekonom Perancis ini memprediksi kesenjangan akan semakin parah dan berujung pada krisis multidimensi. Buku bestseller versi The New York Post ini mengubah wajah ilmu ekonomi. “Kita tidak akan pernah berbicara tentang kekayaan dan kesenjangan sama seperti dulu lagi,” tulis kolumnis The New York Post Paul Krugmann tentang Kapital.

 

Kapital pada Abad ke-21 menjawab pertanyaan yag menggungah pikiran Anda tentang berbagai aspek modal dan alirannya. Piketty berbicara tentang banyak pertanyaan soal evolusi jangka panjang dari masalah sosial mendasar seperti ketidaksetaraan, konsentrasi besar kekayaan di antara kelompok populasi minoritas dan bagamana prospek pertumbuhan ekonomi negara berkembang terletak di jantung ekonomi politik. Karena kurangnya data jawaban yang memuaskan jarang ditemukan di masa lalu. Buku ini memberikan jawaban yang benar dengan penjelasan yang rinci dan ringan.

 

Piketty menganalisa aliran modal abad ke-21 dengan mengambil data dari dua puluh negara yang berasal dari abad ke-18 untuk mengungkap rahasia kunci di balik pola sosial dan ekonomi. Ia menunjukan bahwa campur aduknya pertumbuhan ekonomi modern dan pengetahuan telat memungnkinkan dunia mengatasi aspek ketimpangan dalam skala apokaliptik yang diramalkan Karl Mark.

Toxic Relationshit

Kamu ingin selalu menyenangkan hati pasangan? Atau, lebih sering mengkhawatirkan perasaannya ketimbang perasaanmu sendiri? Sungkan mengungkapkan sesuatu yang patut kamu dapatkan dan bergantung padanya? Terakhir, apa kamu lebih menuruti keinginan pasanganmu demi menghindari konik?

 

Semua ciri di atas tidak selalu menunjukkan bahwa kamu menghormati pasangan, apalagi murni karena cinta. Mungkin saja kamu mengidap Nice Girl Syndrome.

 

Sedari kecil budaya dan pola asuh membentuk perempuan sebagai sosok tidak berdaya. Bersikap manis, penurut, patuh, pasrah, pendiam, mampu menyenangkan orang lain. Kita lalu beranggapan bahwa perempuan baik seharusnya bersikap demikian. Perilaku ini lalu terbawa sampai dewasa, menjadikannya mudah patah.

 

Dalam lingkungan yang tidak sehat, ia rawan jadi korban kekerasan. Ada yang salah dengan ideal “gadis baik” di masyarakat kita, sebab ia menjebak perempuan dalam hubungan-hubungan toksik yang berbahaya.

 

Toxic Relationshit. Buku ini menjelaskan bagaimana “sindrom gadis baik” menjebak perempuan dalam hubungan tidak baik, ciri hubungan toksik, ciri pasangan manipulatif, dan apa yang perlu dilakukan jika kamu tengah terjebak di sana. Selalu ingat ini, kamu berhak mendapat cinta yang sehat.


Tags

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box: