Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

9 Buku Terlaris Maret 2021

Oleh: Redaksi         Diposkan: 01 Apr 2021 Dibaca: 284 kali


Membaca adalah perjalanan. Sepanjang jalan tak jarang kita akan dibelokkan menuju persimpangan, lalu dikerubung pilihan melanjutkan satu buku atau menyusuri buku lain yang termaktub pada buku pertama. Tak jarang kita juga akan bersetia selama perjalanan, menyusuri hingga halaman terakhir, tapi bukan berarti selesai. Kadang kita akan kembali bertanya, lalu mencari jawab di buku-buku selanjutnya. 
 
Buku adalah penanda zaman, tempat di mana semangat zaman disalin untuk dibaca dan dipahami banyak orang. Dengan begitu, manusia akan tak kesusahan berkutat dengan kenangan sambil perlahan berpikir agar tak ada pengulangan. Membaca buku adalah perjalanan panjang, dalam perjalanan panjang itu kita dihadiahi pengalaman dan pengetahuan. Buku-buku lebih lama hidup ketimbang yang menuliskannya, mungkin itu takdir. Dan, buku-buku inilah yang bernasib baik menjadi buku paling dicari di bulan baik ini.
 
Buku ini disusun ke dalam tiga tema besar yang dapat dibilang sudah amat akrab dengan tradisi pemikiran Kiri dan Marxis. Bagian pertama berisi petikan-petikan terkait tema filsafat. Termasuk di dalamnya adalah topik-topik sains, metode, ilmu pengetahuan secara umum. Bagian kedua berisi petikan-petikan yang berhubungan dengan tema ekonomi-politik (political economy). Terkait di dalamnya topik seputar demokrasi, relasi-relasi industrial dan relasi-relasi kerja. Bagian ketiga berisi petikan-petikan seputar tema sosialisme dan kebudayaan. Tercakup di dalam bagian ini adalah topik seputar estetika, seni, pendidikan, dan lain sebagainya.
"Apa pun yang dilakukan karena cinta selalu berlangsung melampaui baik dan jahat."
 
Beyond Good and Evil adalah buku yang sangat mendalam tentang kekuatan, gairah, dan cinta individu. Dalam buku ini, Nietzsche menawarkan kepada kita sebuah cara hidup, di mana Kehendak untuk Berkuasa adalah prinsip dasar masyarakat dan individu.

Animal Farm, sebuah buku yang menilai moral, politik, dan perubahan suasana sejarah dunia. Buku yang mendulang kesuksesan besar selama lima tahun terakhir dalam hidup George Orwell, yang membuatnya menjadi novelis Inggris paling penting dan berpengaruh.

 

Animal farm adalah novel alegori politik yang menceritakan tentang hewan-hewan peternakan yang mencoba memberontak kepada manusia (petani). Hewan-hewan menginginkan dunia yang adil dan bebas, tapi pemberontakan justru berakhir dengan situasi yang tidak lebih baik akibat kepemimpinan diktator dari para babi. Ditulis oleh George Orwell pada November 1943 - Februari 1944. Cerita tentang Animal Farm dianggap sebagai kritik terhadap pemerintahan Uni Soviet era Stalin dan negara-negara lain dengan gaya pemerintahan diktator.

Jika Kucing Lenyap Dari Dunia

 

Apakah yang akan kamu lakukan jika umurmu tinggal hitungan hari? Apa perasaanmu jika kamu akan segera mati?

Seorang lelaki muda penyendiri yang bekerja sebagai tukang pos divonis mengidap kanker stadium akhir. Umurnya tinggal sebentar lagi. Dalam kekalutan, datang tawaran menggiurkan untuk melakukan perjanjian dengan Iblis agar hidupnya terselamatkan. Syaratnya: setiap hari dia harus bersedia menghilangkan sebuah benda yang dia sayangi dari dunia ini.

Jika kamu yang berada pada posisi dia, maukah kamu menerima tawaran sang Iblis? Jika ya, benda apa yang rela kamu hilangkan? Maukah kamu menghilangkan mantan pacarmu? Maukah kamu melenyapkan binatang kesayanganmu dari dunia yang aneh ini?

Jika Kucing Lenyap dari Dunia. Novel unik ini tak hanya asyik dibaca dan sangat menghibur, tapi juga akan memberi kita pencerahan tak terduga, sekaligus membuat kita tertawa, menangis, dan merenung.

The Socrates Express

Penulis buku bestseller versi New York TimesThe Geography of Bliss, Eric Weiner, melakukan perjalanan intelektual yang berliku, mengikuti jejak para pemikir besar dalam sejarah dan menunjukkan kepada kita bagaimana para filsuf—dari Epicurus hingga Gandhi, Thoreau hingga Beauvoir—menawarkan kearifan serta kebijaksanaan praktis dan spiritual untuk masa-masa ambyar seperti sekarang.

 

Kita kembali berfilsafat dengan alasan yang sama ketika kita berkelana: melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda, menggali keindahan yang terkubur, dan menemukan cara baru menjelaskan keberadaan kita. Kita ingin mempelajari cara merenung. Menghadapi penyesalan. Meneguhkan harapan.

Tetap Keren di Segala Kondisi

Tetap Keren di Segala Kondisi: Panduan Kuno Mengelola Amarah. Seneca membuat argumennya untuk melawan kemarahan dengan intensitas menggunung. Seperti seorang pengkhotbah api-dan-belerang, dia menunjukkan gambaran suram dari bahaya moral yang menghantarkan kita pada kemarahan, mengusut hampir semua kejahatan di dunia hingga berakhir ke satu sumber beracun ini. Tetapi, Ia kemudian memajukan pikiran kita dengan visi yang indah tentang jalan alternatif, jalan pengampunan, dan kasih sayang.

Nietzsche Membunuh Tuhan

Nietzsche membenci semua pemuka-pemuka agama, yang disebutnya sebagai pendusta. Ia juga membenci Socrates, Plato, Kant, dan para moralis. Agama dan keyakinan dianggapnya sebagai perusak jiwa-jiwa manusia secara kejam, justru palu Nietzsche-lah (Filsafat Palu) pemerbaik. Ia ingin jiwa-jiwa seluruh Jerman dan dunia menjadi bebas, dalam berkehendak dan tidak terkungkung oleh aturan dan ajaran agama-agama yang selalu menahan-nahan manusia untuk berkeinginan. Nietzsche pernah memiliki ketakutan: para nihilis, ateis, dan dekaden akan mati. Namun itu tidak terjadi. Nietzsche terus memiliki Nietzschean, pecinta, dan pembenci.

Kamus Isme-Isme

Kamus Isme-isme. Memahami isme itu tidak hanya perlu, melainkan penting. Hal ini karena pengertian isme dalam konteks ajaran/paham/kepercayaan/ideologi dan pengertian isme dalam pengertian terminologi tumbuhberkembang secara dinamis dari masa ke masa di setiap golongan masyarakat.

 

Di tengah keberagaman isme yang ada perlulah kita memiliki cara pandang bijaksana, dan kebijaksanaan yang terpenting ialah kesanggupan kita untuk menyempatkan belajar memahami secara mendalam, objektif dan disertai sikap kritis. Dengan menyempatkan membaca buku inilah kita sedang bersikap bijaksana.

Mencari Tuhan dengan Fisika Baru

Pertanyaan eksistensi yang sangat mendasar dan klasik—yang selama berabad-abad menjadi fokus agama dan filsafat—mungkin segera terjawab melalui kemajuan luar biasa bidang sains yang dikenal dengan fisika baru. Dalam karya yang mencerahkan ini, Paul Davies menulis tentang temuan-temuan fisika abad ke-20, —teori relativitas kuantum—kini tengah melapangkan jalan bagi apresiasi baru terhadap manusia dan kedudukannya di alam semesta. Sebenarnya, temuan-temuan itu dapat memberikan kepada kita suatu deskripsi yang utuh tentang semua ciptaan. Dengan menuntut reformasi radikal terhadap aspek-aspek fundamental realitas dan cara berpikir yang lebih mendekati mistisisme ketimbang materialisme, fisika baru, tegas Davies, menawarkan jalan yang lebih meyakinkan menuju Tuhan daripada agama.

 

Digambarkan oleh The Washington Post sebagai buku menarik, Tuhan dan Fisika Baru merupakan suatu pandangan menarik terhadap dampak sains atas apa yang dahulu menjadi persoalan-persoalan keagamaan. Ditulis secara elegan, sebuah buku bagi sarjana maupun pembaca awam tentang sains, buku ini, menurut Cristian Science Monitor, “profokatif…permainan intelektual yang bermanfaat”.



0 Komentar

Tinggalkan Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box: