Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Ateisme Sigmund Freud

Wishlist
Stock: Tersedia
Jumlah:

Dalam hipotesisnya yang, boleh disebut, ateistik-brutal, Sigmund Freud berlabuh pada kesimpulan ekstrem bahwa simbol-simbol dan ritual-ritual agama, dan tentunya juga pemeluk-pemeluknya, sama dengan perilaku pasien-pasien neurotisnya di rumah sakit jiwa. Aama adalah ilusi-ilusi kegilaan, sebagaimana kegilaan yang diidap para penghuni rumah sakit jiwa di tempatnya bekerja.

Semua ritual agama adalah bullshit bagi Freud. Bukankah, dengan analogi yang gajar, perbuatan-perbuatan yang tak dapat dijabarkan oleh rumus-rumus logika-fisika-eksakta itu hanyalah kesia-siaan, cemin kebingungan, kegelisahan, kecurigaan, ketakutan, dan karenanya sama persis dengan tingkah laku orang gila dalam gelak tawa, cengar-cengir, dan sebagainya?

Tetapi, ada satu hal yang sangat digelisahkan oleh Freud, yaitu mengapa mayoritas manusia mempertahankan “kegilaan” itu dengan landasan keyakinan yang sangat ultrafanatis? Apakah, jika mengikuti logika Freud, bagaimana kita mesti membedakan kegilaan dengan kesehatan, kesetanan dengan kemanusiaan?

Hans Kung menguraikannya dengan kritis dalam buku ini.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Gratis ongkir dengan belanja minimum Rp. 199  l  Jauh Dekat Ongkir Rp.5.000 khusus Pulau Jawa l Diskon up to 20% off Semua Buku

Berat: gram

Kategori : Agama dan Filsafat
Edi AH Iyubenu 176 hlm | Bookpaper
ISBN : 9786026651006
Penerjemah : Edi AH Iyubenu
Ketebalan : 176 hlm | Bookpaper
Dimensi : 14x20 cm | Soft Cover
Bahasa : Indonesia
Stock: Tersedia
Penerbit: Labirin (Basa-basi Group)
Penulis: Hans Kung
Berat : 200 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa

Terakhir dilihat

BAYAR DAN KIRIM

  
  

 

Find us

Ketidaktahuan adalah ihwal paling purba yang ada di muka bumi. Maka itu, bagi kami, 
perkembangan ilmu pengetahuan tak lebih dan tak kurang hanya menyatakan satu hal:
perang terhadap ketidaktahuan. #MembacaadalahMelawan

Alternatif Online Bookstore | Alternatif Mencari Buku | #MembacaAdalahMelawan