Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Babad Sriwijaya Babad Tanah Jawi Edisi Baru - Diva Press

Babad Tanah Jawi - Narasi

W.L. Olthof
Description
"Babad Tanah Jawi menuturkan peristiwa-peristiwa berdarah dalam sejarah Jawa prakolonial dengan bahasa yang lugas dan apa adanya." -Ben Anderson
Stock: 16
Terjual: 15

Ramadhan Sale:

Pembelian: Gratis Kalender HAM 2021 setiap Transaksi
Pembelian: Diskon 30% Tanpa Minimal Pembelian. Kode Kupon: RMDHN
Pengiriman: Subsidi Ongkir Rp22.000,00 untuk Minimal Pembelian Rp122.000,00. Kode Kupon: bebasbaca

Pengecualian Kupon: Pre Order, Package, Merch, Coffee
Catatan: Jika menggunakan kupon, harga akan berlaku dari harga normal. Karena kupon ini sifatnya bukan penambahan diskon.


Kategori : Tokoh - Sejarah

"Babad Tanah Jawi merupakan karya ensiklopedikyang dimulai dari Adam maupun "Dewa-Dewa Hindu, menceritakan masa pra-Islam yang legendaris dalam sejarah Jawa, dan mencapai puncaknya pada abad XVII atau XVIII."

(M.C. Ricklefs, dalam Sejarah Indonesia Modern)

 

"Babad Tanah Jawi menuturkan peristiwa-peristiwa berdarah dalam sejarah Jawa prakolonial dengan bahasa yang lugas dan apa adanya."

(Ben Anderson, dalam Kuasa Kata)

 

Jawa menyimpan misteri sejarah yang sangat dramatis dan mencekam. Namun tidak banyak jejak yang terekam dalam catatan tertulis. Babad Tanah Jawi merupakan satu dari sangat sedikit penuturan sejarah Jawa yang bisa terdokumentasikan.

 

Teks asli Babad Tanah Jawi memuat silsilah raja-raja Jawa sejak Nabi Adam, dewa-dewa dalam agama Hindu, kisah Mahabharata, cerita Panji di masa Kediri, era Kerajaan Pajajaran, Majapahit, Demak, Pajang hingga Mataram, dan berakhir pada masa Kartasura. Sebuah era ketika Jawa dirongrong oleh Perang Takhta, dan Mataram mulai terpecah belah menjadi Yogyakarta dan Surakarta.

 

Hanya ada dua versi Babad Tanah Jawi yang dianggap orisinal dan berbobot oleh para sejarawan; versi Meinsma (terbit 1874) dan W.L. Olthof (terbit 1941). Menurut sejarawan M.C. Ricklefs, "Babad Tanah Jawi versi Meinsma bukan sumber primer yang bisa diterima untuk riset historis. Acuan-acuan selalu pada edisi dan terjemahan W.L. Olthof" (Yogyakarta di Bawah Sultan Mangkubumi, 1749-1792). Jadi bandingkan berbagai versi yang banyak beredar, Babad Tanah Jawi versi W.L. Olthof ini telah mendapat pengakuan sejarawan terkemuka sebagai versi yang paling otoritatif dan berbobot.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Tokoh - Sejarah
HR. Sumarsono 448 hlm | Bookpaper
ISBN : 978602031699461
Penerjemah : HR. Sumarsono
Ketebalan : 448 hlm | Bookpaper
Dimensi : 16x24 cm l Soft Cover
Bahasa : Indonesia
Stock: 16
Penerbit: Narasi
Penulis: W.L. Olthof
Berat : 600 gram
Product Tags:

Terakhir dilihat


Rekomendasi Bacaan Serupa