Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Baca Buku ini Saat Engkau Patah Hati Bagaimana Berdebat dengan Kucing

Buku ini di antaranya memuat satu esai panjang Gabo tentang perjuangan dan proses kreatifnya sebagai penulis, yang juga dilengkapi sejumlah wawancara. Setelah keluar secara sukarela dari sekolah hukum, Gabo kemudian menerjunkan dirinya ke dalam kancah sastra dan jurnalisme. Pada masa ini Gabo adalah seorang penulis muda yang rudin dan miskin, tapi penuh gairah untuk membuktikan diri. Dia sering menggelandang ke kafe-kafe dan rumah-rumah bordil, sambil terus menulis. Kadang dia bisa menyelesaikan satu cerpennya dengan sekali duduk, dengan energi yang meluap-luap.

Tapi pada periode yang lebih matang, Gabo justru punya kesabaran yang luar biasa dalam mengendapkan dan mengolah sebuah tema. Misalnya, ia membutuhkan waktu hingga sepuluh tahun lebih sebelum memutuskan untuk menuliskan Seratus Tahun Kesunyian dan Musim Gugur Fatriarch. Ia mengakui bahwa ia tidak bisa menuliskan suatu tema “yang tak bisa tahan menghadapi pengabaian selama bertahun-tahun.”

Di samping itu, buku ini juga memuat esai-esai perjumpaan dan pertautan Gabo dengan sejumlah orang penting di antaranya, sang maestro Ernest Hemingway, juga dengan Fidel Castro, Hugo Chavez dan Salvador Allende. Semuanya ditulis dengan asyik, efektif, dan imajinatif sehingga meninggalkan gema panjang di benak kita.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Bebas Ongkir Minimal Transaksi 98.000 dan Flat Ongkir Seluruh Pulau Jawa 7.000
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Novel dan Sastra
An Ismanto 146 hlm l Bookpaper
ISBN : 9786239008765
Penerjemah : An Ismanto
Ketebalan : 146 hlm l Bookpaper
Dimensi : 13 x 19 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: 16
Penerbit: Circa
Penulis: Gabriel Garcia Marquez
Berat : 300 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa