Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
BeRAHi Beauty and The Bis

Beauty & Sadness – Dua puluh empat tahun setelah perselingkuhannya berakhir, Oki Tashiro, seorang novelis sukses yang bersembunyi di balik sastra dan kemapanan sosialnya, masih merindukan kekasih gelapnya di masa lalu itu, Otoko, yang cantik dan kini menjadi seorang pelukis. Ketika hubungan asmara mereka terjalin, Oki telah mempunyai seorang putra, dan usia Otoko pada saat itu adalah setengah usianya. Cinta memang terjalin di antara mereka, tetapi Oki tal dapatmeninggalkan istrinya, karena ke beradaan putranya tersebut.

Persoalan menjadi semakin rumit ketika Otoko hamil. Usia yang baru enam belas tahun, Otoko melahirkan bayi perempuan yang terlahir mati. Kekecewaan yang teramat besar membuatnya berupaya bunuh diri dan harus melewati masa-masa sulit di sebuah rumah sakit jiwa. Otoko pindah ke kota lain bersama ibunya membawa sekeping hati yang sedih dan sepi, meninggalkan Oki.

Setelah puluhan tahun berpisah, tak membuat cinta Otoko pun musnah. Meskipun sempat menjalin hubungan lesbian dengan muridnya, Keiko, yang mencintainya dengan cara yang ganjil, hati Otoko tetaplah untuk Oki.

Hubungan aneh yang terjalin dengan Otoko, menjadikan Keiko tahu perasaan Otoko yang sebenarnya. Kegeraman kebencian Keiko mengantarkannya untuk membalas dendam kehidupan sedih Otoko pada keluarga Oki. Lalu bagaimanakah cara Keiko balas dendam terhadap keluarga Oki, di saat putra Oki pun jatuh hati pada Keiko?

Beauty and Sadness adalah sebuah novel 1964 oleh penulis Jepang Yasunari Kawabata.

Narasi dibuka dengan latar kereta ke Kyoto. Dengan cara yang khas Kawabata, secara halus memunculkan isu-isu tradisi dan modernitas. Dia mengeksplorasi reuni penulis Oki Toshio dengan seorang kekasih muda dari masa lalunya, Otoko Ueno, yang sekarang menjadi artis dan pertapa terkenal.

Otoko sendiri sudah tinggal dengan kekasihnya. Bersama kekasih yang pencemburu, Keiko Sakami, dan hubungan yang berlangsung antara Oki, Otoko, dan Keiko membentuk plot novel. Keiko menyatakan beberapa kali bahwa dia akan membalas dendam Otoko untuk apa yang dilakukan Oki, dan cerita itu menyatu menjadi akhir klimaks.

Yasunari Kawabata adalah seorang penulis cerita pendek Jepang dan novelis yang karya-karyanya lugas, liris, dan berwajah halus membuatnya memenangkan Hadiah Nobel Sastra pada tahun 1968, penulis Jepang pertama yang menerima penghargaan tersebut. Karya-karyanya telah menikmati daya tarik internasional yang luas dan masih banyak dibaca.

Selamat Membaca dan Merdekalah...


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Novel dan Sastra
Zulkarnaen Ishak 248 hlm | Bookpaper
ISBN : Puput Alvia
Penerjemah : Zulkarnaen Ishak
Ketebalan : 248 hlm | Bookpaper
Dimensi : 14x20 cm | Soft Cover
Bahasa : Indonesia
Stock: Tersedia
Penerbit: Immortal
Penulis: Yasunari Kawabata
Berat : 200 gram
Product Tags:

Terakhir dilihat


Rekomendasi Bacaan Serupa