Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Berdikari Book Diskusi #7 Menengok Sejarah 1 Mei di Indonesia

Oleh: Redaksi         Diposkan: 24 Apr 2019 Dibaca: 354 kali


Bermula dari satu peristiwa di Chicago, AS, 4 Mei 1886, kala letusan bom pecah ketika buruh-buruh tengah mogok. Polisi lantas bertindak sewenang-wenang dan menangkapi mereka. Peristiwa itu lantas dikenal dengan Haymarket. 

Berkat lancarnya lalu lintas pengetahuan serta pergerakan, selang beberapa tahun, Henk Sneevliet, pentolan Sosialis Belanda, tiba di Hindia Timur-Belanda, berorasi sembari menandaskan bahwa satu Mei adalah hari buruh. Organisasi buruh pun menggelumbang. Bermacam Serikat pun didirikan. Sejak itu, buruh menjadi satu kekuatan revolusi - disamping petani.

Hingga, kala Soeharto merengkuh kuasa pada 1965, Hari Buruh tak diperingati dan diganti menjadi hari karyawan. Di sinilah, hegemoni kuasa mulai ditunjukkan. Buruh, sebagai kekuatan revolusi, telah dihantam gelombang dominasi. 

Oleh karena itu, penting kiranya bagi kita semua, untuk menelaah kembali bagaimana hari buruh dirayakan, sebagai refleksi hari ini. Mari kita tantang ingatan, dan mari serukan, menukil kata Marx, "Kaum buruh sedunia, bersatulah!"

 

Pemateri: FX Domini BB Hera (Peneliti CCFS Univ. Brawijaya)
Moderator: Erika

Jadwal:

Hari/Tanggal: Jumat, 26/04/2019
Jam: 16.00
Tempat: Perpustakaan Berdikari Book


0 Komentar

Tinggalkan Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box: