Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

BERDISKUSI Tentang Hidup yang Singkat

Oleh: Berdikari Diskusi         Diposkan: 07 Jan 2020 Dibaca: 1204 kali


SENECA lahir pada suatu tempat dan zaman yang jauh, tapi kita berjumpa dengannya kini seperti seorang kawan yang datang setelah lama merantau, dan ia datang dengan gemilang. Ada gelombang meningkatnya popularitas Stoikisme yang bisa kita tengarai akhir-akhir ini melalui terbitnya beragam buku, misalnya The Daily Stoic (Ryan Holiday, 2016), How to be a Stoic (Massimo Pigliucci, 2017), The Practicing Stoic: A Philosophical User's Manual (Ward Farnsworth, 2018), dan Live Like A Stoic: 52 Exercises for Cultivating a Good Life (Massimo Pigliucci dan Gregory Lopez, 2019). 
 
Pertanyaannya: kenapa? 
 
Tentu berbicara tentang produksi buku kini sama dengan berbicara tentang banyak faktor yang berkaitan dengan pasar. Perkembangan terkini kritik sastra Marxis, misalnya, sudah merambah pada relasi antara proses kreasi produk dengan pasar sebagai relasi yang tak sesederhana kelihatannya. Pasar bisa diciptakan, tetapi penciptaan pasar itu sendiri tidak menggunakan prinsip “kreasi dari ketiadaan”, para pencipta pasar biasa mengamati benih-benih pasar, memutuskan kreasi produk, baru kemudian menyirami benih tersebut untuk menghasilkan relasi harmonis antara produk dengan pasar. 
 
Benih itu adalah kebangkitan stoikisme modern yang terjadi pada akhir abad 19 sebagai perkembangan ketiga dari dua fase sebelumnya, stoikisme klasik dan neostoikisme. Jika neostoikisme adalah percampuran antara stoikisme klasik dengan doktrin Kristiani, stoikisme modern adalah upaya pemilahan konsep-konsep stoikisme disesuaikan dengan kehidupan modern. Fase ini melibatkan dua jenis penerbitan: pertama, penerbitan karya-karya babon para filsuf stoik, kedua, penerbitan interpretasi karya-karya tersebut. Jika buku-buku yang disebutkan dalam paragraf awal di atas adalah jenis kedua, maka penerbitan risalah Seneca seperti yang dilakukan Basabasi adalah jenis pertama.
 
Kita akan mendiskusikan Seneca, tentang beberapa hal yang penting darinya bersama Cep Subhan KM yang akan dipandu oleh Safar Nurhan.
 
Diskusi ini dilaksanakan pada hari Jumat, 10 Januari 2020 pada pukul 15.30 di Rumah Berdikari
 
Jangan lupa bertandang, mari kita bersua dan bertukar pembicaraan juga pandang. Sampai jumpa.


0 Komentar

Tinggalkan Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box: