Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Hasil Pencarian

Membaca Foucault dari Ke(sangat)jauhan

Posted On: 2019-02-26 14:35:02 Read: 854 time(s)


Ketut berangkat dari teks kesekian, alih-alih dari mata air pemikiran Foucault sendiri. Jarak Ketut dengan Foucault menjadi jauh, sangat jauh.

Read More

Parrhesia versus Afasia

Posted On: 2018-07-25 00:47:13 Read: 1593 time(s)


Parrhesia menyaran pada dunia terang di mana tak ada ruang bagi kekaburan dan sesuatu yang tak jelas. Afasia, sebaliknya, menghendaki ketidakjelasan dan tatanan alur yang tersusun dari ilusi.

Read More
Blog Search



Bayar dan Kirim

Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by