Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Dare To Change Dari Belinyu ke Jalan Lain ke Rumbuk Randu

Menjelang berakhirnya abad ke-20, berlangsung suatu fenomena yang mengejutkan banyak pengamat dan merombak peta perpolitikan Amerika Latin, yakni: bangkitnya “masyarakat adat”—yang selama ini dianggap lemah dan terbelakang—sebagai suatu kekuatan politik tersendiri yang bergerak mandiri terpisah dari kelompok-kelompok kiri-progresif konvensional.

Bukan Cuma itu. Gerakan sosial mayarakat adat ini pada akhirnya terjun ke politik formal dengan membentuk partai tersendiri tanpa meninggalkan basis gerakan sosialnya. Dengan menguraikan transformasi gerakan petani koka (cocaleros) di Bolivia menjadi Partai Movimiento al Socialismo (MAS) dan transformasi Konfederasi Masyarakat Adat Ekuador (CONAEI) menjadi Partai Movimiento de Unidad Plurancional Pachakutik (MUPP), buku ini berusaha menjelaskan mengapa dan bagaimana fenomena ini terjadi, faktor-faktor sosial-politik apa sajakah yang memungkinkannya berlangsung?

Untuk bisa memahami transformasi tersebut, buku ini berfokus pada tiga faktor utama: struktur kesempata politik, struktur mobilisasi, dan proses pembingkaian. Buku ini juga berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan mendesak seperti apakah kebangkitan adat ini bersifat rasis dan tak sejalan dengan demokrasi, atau justru sebaliknya? Bagaimana caranya partai yang berbasiskan masyarakat adat bisa merengkuh sektor-sektor lain dalam masyarakat yang kian modern? Apakah keberadaan partai masyarakat adat adalah bagian dari keberagaman atau bertentangan dengannya? Pertanyaan-pertanyaan yang sangat relevan untuk direfleksikan dengan kondisi Indonesia saat ini.

 

 


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

25% all item. Use the code "dirumahaja" at checkout!

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Sosial dan Politik
ISBN : 9789791260671
Ketebalan : xvi+266 hlm | Bookpaper
Dimensi : 14x20 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: Out of Stock
Penerbit: Marjin Kiri
Penulis: Nur Iman Subono
Berat : 300 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa


Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by