Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Donasi Kawan Berdikari


Hari-hari ini kita tak saja menghadapi pandemi, tapi juga mengahadapi hal-hal yang melambat dalam penanganan situasi. Pada setiap rasa percaya bahwa rakyat bukan hanya angka dalam hitungan, biarkan rakyat menjelma godam. Rakyat bantu rakyat, dan mari kawan saling menguatkan. Mari berbagi peran layaknya masyarakat yang kita citakan. 

 

Di tengah situasi pandemi, banyak hal yang mesti disiasati. Salah satunya adalah dengan saling menguatkan dan saling menyalakan api. Dengan ini Berdikari mengajak untuk bersama menyumbang untuk upaya penanganan pandemi. Caranya cukup dengan belanja buku minimal Rp100.000 di Berdikari, Kamu telah mendonasikan Rp1.500 untuk upaya penangan pandemi COVID-19 di Indonesia. Donasi Kawan Berdikari akan disalurkan melalui kitabisa.com

Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by