Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Tahun-Tahun yang Menentukan Wajah Timur Toxic Relationshit

Catatan Perjalanan Tentang Satu Bahasa Melihat Desa Lebih Dekat

Nurhady Sirimorok
Stock: Out of Stock
Terjual: 18

Ramadhan Sale:

Pembelian: Gratis Kalender HAM 2021 setiap Transaksi
Pembelian: Diskon 30% Tanpa Minimal Pembelian. Kode Kupon: RMDHN
Pengiriman: Subsidi Ongkir Rp22.000,00 untuk Minimal Pembelian Rp122.000,00. Kode Kupon: bebasbaca

Pengecualian Kupon: Pre Order, Package, Merch, Coffee
Catatan: Jika menggunakan kupon, harga akan berlaku dari harga normal. Karena kupon ini sifatnya bukan penambahan diskon.


Kategori : Sos-Pol

Remaja muda desa itu kian menganggap hidup di desa clan bekerja sebagai petani adalah hidup yang tidak menjanjikan. Desa berubah tempat bertumbuh sebagai anak-anak untuk kemudian ditinggalkan ketika beranjak remaja atau menjelang dewasa. Sebagaimana narasi kisah hidup Ikal dalam rangkaian novel laris karya Andrea Hirata.

Mereka tidak keliru. Serangan terhadap (ekonomi dan budaya) desa dan pertanian skala kecil berlangsung sudah lama di Indonesia—dan masih berlanjut. Serangan itu seperti bekerja untuk menjauhkan orang muda desa dari kampung mereka.

SEJAK awal 1980-an, Revolusi Hijau meluas di Indonesia. Revolusi ini membawa perubahan sistem budidaya tanaman pangan yang pada dasarnya berarti pengadaan bibit padi 'varietas unggul' (high yield variety), input kimia (pupuk, pestisida dan herbisida), dan mekanisasi (traktor). Semua barang ini harus dibeli petani dengan harga semakin mahal. Revolusi ini tentu saja melambungkan ongkos produksi petani dan membuat banyak petani gurem sulit memulai musim tanam tanpa mengutang. Mayoritas petani ini akhirnya kehilangan tanah setelah tak mampu melunasi titang' entah karena gagal panen atau menghadapi kebutuhan mendadak dalam jumlah besar. Banyak dari mereka kemudian bekerja sebagai buruh tani atau pekerja migran, sebagian lagi mengalir ke kotakota besar untuk menjadi pekerja informal atau buruh murah dan tinggal di perkampungan kumuh.

Selamat Membaca dan Merdekalah...


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Sos-Pol
ISBN : Margareth Ratih Fernandez
Ketebalan : 168 hlm l Bookpaper
Dimensi : 13x19 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia, 2018
Stock: Out of Stock
Penerbit: EA Books
Penulis: Nurhady Sirimorok
Berat : 200 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa