Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Dynamics Of Islamic Student Movements - Iklim Intelektual Islam di Kalangan Aktivis Kampus EGOSENTRIS

EGO dan ID

Sigmund Freud
Stock: Tersedia
Terjual: 20

Kategori : Agama dan Filsafat

sudah menjadi takdir Freud, sebagaimana dia sadari tidak tanpa kebanggaan, untuk "membangunkan tidur umat manusia". Setengah abad sesudah kematiannya, tampak jelas bahwa dia jauh lebih berhasil daripada yang dia harapkan, meskipun dengan cara-cara yang tak akan dia apresiasi. Sekarang sudah lazim tetapi benar kita semua membicarakan Freud, dengan tepat ataupun tidak. Dengan sambil lalu kita merujuk pada konflik-konflik oedipal dan rivalitas saudara kandung, narsisme dan selip-selip Freudian. Tetapi sebelum kita bisa berwenang membicarakan itu, kita harus membaca tulisan-tulisannya dengan sungguh-sungguh. Tulisan-tulisan itu memberi timbal balik atas pembacaan, berupa dividen.
 
Pada tahun 1923, dalam buku ini, Freud menyusun implikasi-implikasi penting dari teori struktural pikiran yang pertama kali dia ketengahkan tiga tahun sebelumnya dalam Beyond the Pleasure Principle. The Ego and The Id memiliki kedudukan tinggi di tengah karya-karya Freud pada tahun-tahun terkemudian.

Pusat perhatian Freud dalam buku ini adalah Ego, yang dia pandang bertempur dengan tiga kekuatan: Id, Super-ego, dan dunia luar.

Selamat Membaca dan Merdekalah...


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

Gratis ongkir dengan belanja minimum Rp. 199  l  Jauh Dekat Ongkir Rp.5.000 khusus Pulau Jawa l Diskon up to 20% off Semua Buku

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Agama dan Filsafat
Nor Cholish 162 hlm | Bookpaper
Penerjemah : Nor Cholish
Ketebalan : 162 hlm | Bookpaper
Dimensi : 13x19 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia, 2018
Stock: Tersedia
Penerbit: Tanda Baca
Penulis: Sigmund Freud
Berat : 200 gram
Product Tags:

Terakhir dilihat


Rekomendasi Bacaan Serupa