Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Einstein Mencari Tuhan Ekofeminisme: Kritik Sastra Berwawasan Ekologis dan Feminis Edisi Revisi

Ekofeminisme: Kritik Sastra Berwawasan Ekologis dan Feminis

Wiyatmi, dkk
Stock: Out of Stock

Kategori : Novel dan Sastra

Buku ini sangat komprehensif sebagai bahan ajar karena merupakan rangkuman hasil penelitian para penulisnya atas karya-karya  sastra ‘bernafas hijau’ yang mengangkat isu ekofeminisme. Juga diperkaya dengan teks-teks yang  berisi penyadaran tentang pentingnya menjaga kesimbangan ekologi. Sehingga ilmu baru–ekokritik dapat disosialisasikan secara akademis yang terus bergerak dinamis. __Naning Pranoto, MA., (Pengelola Gubug Hijau Rayakultura).

Buku ini akan disusun menjadi empat bagian,  yang meliputi kerangka konseptual dan contoh kajian ekofeminisme. Bab pertama, berisi pendahuluan, menguraikan pentingnya generasi pembelajaran yang memiliki wawasan ekologis dan feminisme. Bab kedua, menguraikan pengertian ekofeminisme dan posisinya dalam aliran dan gerakan feminisme. Bab ketiga, menguraikan perkembangan ekofeminisme dan gerakan sastra hijau di Indonesia. Bab keempat,menguraikan beberapa contoh kajian ekofeminisme yang telah penulis lakukan.

Selamat Membaca dan Merdekalah...


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

Gratis ongkir dengan belanja minimum Rp. 120.020  l  Jauh Dekat Ongkir Rp.5.000 khusus Pulau Jawa l Diskon 20% off Semua Buku

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Novel dan Sastra
Ketebalan : xiv+154 hlm | Bookpaper
Dimensi : 14x20 cm | Soft Cover
Bahasa : Indonesia
Stock: Out of Stock
Penerbit: Cantrik Pustaka
Penulis: Wiyatmi, dkk
Berat : 200 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa


Find us

#BacaAjaDulu
Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang,

sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir

jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: #BacaAjaDulu, opini belakangan,

karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

Alternatif Mencari Buku #BacaAjaDulu