Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Female Brain Menguak Kedahsyatan Misteri Otak Perempuan

Wishlist
Stock: Tersedia
Terjual : 1
Jumlah:

 Pembelian : Diskon 15% Off all item tanpa syarat. Kode kupon: dirumahaja 

 Pembelian : Diskon 25% Off all item min beli: 3 buku. Kode kupon: bacadulu

 Pengiriman: Kirim ke seluruh pulau Jawa Flat Rp.5000

 Special Offer: Diskon 20% + Bonus Notes 


FEMALE BRAIN Menguak kedahsyatan Misteri Otak Perempuan
Trik Ampuh Memahami Perilaku Perempuan

Berbicara tentang dunia perempuan tidak akan pernah ada habis-habisnya. Dunia perempuan adalah dunia yang tidak bisa ditebak, terutama bagi laki-laki. Tidak jarang laki-laki dibuat heran oleh perempuan. Di benak lak-laki perempuan adalah makhluk paling misterius. Saking misteriusnya untuk mengungkapkan rasa cinta saja harus membutuhkan waktu lama. 

Untuk menjaga gengsi, seorang perempuan tidak dapat mengatakan yang sebenarnya. Tindakan super misterius dari seorang perempuan ini dipengaruhi oleh otak dan hormon yang dimilikinya. Selanjutnya hormon dan otak tersebut membuat perilaku perempuan menjadi "misterius". Sebenarnya apa sih yang diinginkan perempuan? 

Ya, perempuan memang misterius. Kemisteriusan perempuan sebenarnya dapat dilacak pada komponen hormon dan otak yang dimiliki perempuan. Sebagaimana laki-laki, otak menjadi pengendali seluruh kegiatan dan sikap seseorang. Perempuan dianggap misterius karena terdapat otak yang sama sekali tidak sama dengan laki-laki. Apa itu? Penasaran? Temukan jawabannya di dalam buku ini. 


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

25% all item. Use the code "dirumahaja" at checkout!

Berat: gram

Kategori : Umum
Ketebalan : 208 hlm l Bookpaper
Dimensi : 14x20 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia, 2015
Stock: Tersedia
Penerbit: Araska Publisher
Penulis: Qoyimil Jamila
Berat : 300 gram
Product Tags:

Terakhir dilihat

Bayar dan Kirim

Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by