Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Filsafat Eksistensialisme Filsafat Hukum Perspektif Historis

Orang itu pendek, dengan mata strabismus (juling) dan menghisap cangklong. Siapa sangka, dia adalah filsuf besar abad 20, yang merambah di berbagai bidang: sosial, humanisme, drama, sastra hingga seni. Gemeretak giginya masih sering terdengar hingga kini, mengeluarkan nada protes pada manusia yang tak juga sadar akan kebebasan dirinya.

Jean-Paul Sartre bukan sembarang tokoh. Dia menghentakkan dunia yang seolah berduyun-duyun tanpa sadar diri menuju kekuatan-kekuatan otoriter pada masa Perang Dunia. "Apakah kaliah tahu, bahwa kalian punya kebebasan yang mutlak; dan bahwa kalianlah yang menentukan diri otentik kalian?" Pandangannya begitu tajam dan utuh terhadap manusia. Begitu utuh, hingga orang begitu gentar, karena dia menyatakan diri menolak Tuhan. Dalam pandangannya, Sartre selalu menekankan otentisitas dan individualisme manusia, tanpa syarat apa pun.

Dalam buku Existensialisme is a Humanisme, Sartre menyatakan: Man is nothing else but what he makes of himself. This is the first principle of existensialism." Gagasan-gagasan eksistensialisnya begitu populer dan menjadi tren tersendiri pada tahun 50-an di kalangan anak muda (Perancis). Pada saat meninggalnya, puluhan ribu orang mengantar jenazahnya.

Selamat Membaca dan Merdekalah...


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Bebas Ongkir Minimal Transaksi 130.000 dan Flat Ongkir Seluruh Pulau Jawa 7.000
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Agama dan Filsafat
Ketebalan : 228 hlm | Bookpaper
Dimensi : 12,5 x 20 cm | Soft Cover
Bahasa : Indonesia
Stock: 4
Penerbit: Kanisius
Penulis: A. Setyo Wibowo
Berat : 300 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa