Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Islam Melawan Kapitalisme

Wishlist
Stock: Tersedia
Jumlah:

“Jika hanya sebagai agama, Islam niscaya akan dengan mudah diterima oleh masyarakat Arab…[tetapi] kehadiran Islam adalah revolusioner, sebab ia menolak sistem ekonomi, sosial, dan politik dengan segala implikasi moralnya yang telah membusuk di zamannya.”
(Asghar Ali Engineer)

Sebagai sebuah peradaban, kapitalisme adalah peradaban yang pasti akan ambruk dan membusuk. Kegagalannya mulai terlihat nyata: kemiskinan yang kian meruyak, eksploitasi alam yang kian buas, dan konsumerisme yang semakin massif. Karena itu, sebuah alternatif terhadap kapitalisme mesti diajukan.

Ditulis oleh seorang intelektual muda Islam, buku ini mengulas konsep-konsep keadilan ekonomi dan sosial. Tak hanya menentang kapitalisme, buku ini juga menantang segenap teori-teori keadilan kontemporer, seperti egalitarianisme radikal, teori prinsip perbedaan (John Rawls), teori sumberdaya (Dworkin), atau libertarianisme (Robert Nozick).

Sebuah buku yang layak dibaca, bagi mereka yang percaya bahwa kapitalisme mesti dikubur, dan sebuah sistem alternatif mesti ditegakkan.

Selamat Membaca dan Berbahagialah...


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Gratis ongkir dengan belanja minimum Rp. 120.020  l  Jauh Dekat Ongkir Rp.5.000 khusus Pulau Jawa l Diskon 20% off Semua Buku

Berat: gram

Kategori : Spiritual
ISBN : 9799791097405
Ketebalan : vi + 262 hlm | HVS
Dimensi : 14x20 cm | Soft Cover
Bahasa : Indonesia
Stock: Tersedia
Penerbit: Resist Book
Penulis: Zakiyuddin Baidhawy
Berat : 400 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa

Terakhir dilihat

BAYAR DAN KIRIM



Find us

#BacaAjaDulu
Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang,

sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir

jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: #BacaAjaDulu, opini belakangan,

karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

Alternatif Mencari Buku #BacaAjaDulu