Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Islam Moderat dan Islam Radikal - Dinamika Politik Islam Kontemporer Islam Nusantara Perspektif Abdurrahman Wahid Pemikiran dan Epistemologinya

Islam Negara dan Masa Depan Ideologi Politik

Description
Demokrasi kemudian melahirkan hegemoni dan pemaksaan negara-negara tertentu yang dianggap terlalu vulgar dalam mempraktikkan demokrasi dalam kehidupan bernegara.
Stock: Tersedia

#TalkLessReadMore lihat promo di bawah:


Kategori :

Isu politik dalam Islam masih cukup menarik untuk diperbincangkan. Setidaknya muncul empat alasan mengapa isu-isu tersebut masih dianggap penting untuk dibicarakan. Pertama, munculnya anggapan bahwa isu politik merupakan isu agama, artinya kajian tentang politik disamakan dengan kajian tentang hudud, qisas, ibadah, faraid dan berbagai jenisnya yang merupakan satu kesatuan dalam studi keagamaan. Di beberapa kitab klasik, kajian politik masuk dalam bab alsiyasah, suatu kajian yang keberadaannya merupakan keniscayaan untuk menjadi bagian dari praktik ibadah (talab al-ilm). Kedua, munculnya berbagai desakan untuk kembali pada ajaran dan praktik klasik dalam kehidupan kenegaraan, terutama kembali pada ajaran Nabi dan khulafa' al-rasyidin. Dua era tersebut dianggap sebagai era keemasan (golden age) dalam praktik perpolitikan yang sesuai dengan ajaran al-Qur'an dan Sunnah. 

Ketiga, pada saat yang bersamaan, praktik demokrasi ala Barat di berbagai negara yang mayoritas Muslim justru melahirkan instabilitas dan ketidaknyamanan karena dianggap prematur dan bertentangan dengan tradisi yang sudah lama dibangun oleh penduduk setempat.  Keempat, pada saat yang bersamaan di beberapa Perguruan Tinggi Islam, kajian Islam politik dan politik Islam justru memperoleh ruang yang sangat luas. Di  beberapa IAIN/UIN terdapat program Studi Politik Islam yang salah satu misinya mengembangkan dan memperluas kajian-kajian politik Islam dan Islam politik dalam ranah teoretik dan praktik.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---
ISBN : 9786022297482
Ketebalan : xvii+310 hlm | HVS
Dimensi : 14x21 cm l Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: Tersedia
Berat : 400 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa


Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by