Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Kudeta 1 Oktober 1965 (Sebuah Analisis Awal)

Wishlist
Stock: Tersedia
Jumlah:

Sejarah resmi menitahkan bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah dalang peristiwa penculikan dan pembunuhan 7 jenderal pada subuh buta 30 September 1965. Bernaung di bawah nama Dewan Jenderal, partai ini melakukan upaya untuk menjatuhkan dan sekaligus merebut pemerintahan. Para Perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI), terutama dari sayap Angkatan Darat (AD), yang berseberangan dengan PKI disingkirkan untuk memuluskan langkah ini. 

Setelah peristiwa itu, PKI dilarang. Para pemimpinnya, di semua tingkatan, diburu, disiksa, dibunuh, dan ditahan bertahun-tahun tanpa pengadilan. PKI segera menjadi banyak hal. Menjadi hantu. Menjadi lambang kebejatan moral. Menjadi masa silam. Dan terutama menjadi segala hal yang buruk, sumpah serapah, dan kekeraskepalaan. Citra ini kuat melekat, lebih-lebih pada warga Indonesia yang diasuh oleh pendidikan sejarah Orde Baru, dan terus meninggalkan jejaknya hingga kini. Dengan narasi demikian, tidak ada orang yang tak berakal sehat pun yang tak membenci PKI. Sejarah resmi yang ditulis belakangan menebalkan saja persepsi dan citra ini. Peristiwa ini telah menjadi suatu perspektif untuk memandang Indonesia masa lalu dan di masa mendatang.

Selamat Membaca dan Merdekalah...


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Gratis ongkir dengan belanja minimum Rp. 120.020  l  Jauh Dekat Ongkir Rp.5.000 khusus Pulau Jawa l Diskon 20% off Semua Buku

Berat: gram
Kategori : Sosial dan Politik
Ketebalan : xxvii+284 hlm | Bookpaper
Dimensi : 14x20 cm | Soft Cover
Bahasa : Indonesia
Stock: Tersedia
Penerbit: Gading
Berat : 300 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa

Terakhir dilihat

BAYAR DAN KIRIM



Find us

#BacaAjaDulu
Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang,

sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir

jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: #BacaAjaDulu, opini belakangan,

karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

Alternatif Mencari Buku #BacaAjaDulu