Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Legal in Startup Business Lekra Tak Membakar Buku - Hard Cover

Leila Khaled: Kisah Pejuang Perempuan Palestina

Sarah Irving
Stock: Out of Stock

Kategori : Tokoh dan Sejarah

Di saat perjuangan kemerdekaan Palestina saat ini lebih banyak di(salah)pahami sebagai perang agama, penting dan menarik untuk melihat hidup dan kiprah salah satu ikon pembebasan Palestina, Leila Khaled, sebagaicara untuk menyelami realitas kompleks perjuangan Palestinamulai dari aksi-aksinya pada 1970an yang membawa sorotan dunia pada permasalahan Palestina, penentangannya terhadap kesepakatan Oslo, serta aktivismenya yang tak surut hingga kini dalam gerakan kiri.

Selain itu, kisah hidup Leila juga memberi gambaran tentang tegangan antara perjuangan bersenjata dan perjuangan politik, tegangan antara berbagai pandangan politik yang ada di Palestina, serta peran yang dimainkan pejuang-pejuang perempuan dalam sebuah masyarakat yang didomonasi oleh nilai-nilai patriarki.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

25% all item. Use the code "dirumahaja" at checkout!

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Tokoh dan Sejarah
ISBN : 9789791260510
Ketebalan : x + 198 hlm | Bookpaper
Dimensi : 14 x 20,3 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: Out of Stock
Penerbit: Marjin Kiri
Penulis: Sarah Irving
Berat : 200 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa


Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by