Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK

Manusia Adimanusia

Wishlist
Stock: Tersedia
Terjual : 17
Jumlah:

#TalkLessReadMore lihat promo di bawah:

Pembelian : Diskon 20% Off all item tanpa syarat. Kode kupon: talkless
Pembelian : Diskon 25% Off all item tanpa syarat. Kode kupon: readmore
Pengiriman: Kirim ke seluruh pulau Jawa Flat Rp.5000


Manusia Adimanusia (Man and Superman, 1903) merupakan karya Bernard Shaw yang paling cerdas. Dunia mengenal Don Juan Tenorio sebagai perayu dan pemburu wanita paling lihai melalui opera Mozart, Don Giovanni.

Akan tetapi, tidak sekedar mengungkit hubungan pria-wanita, Shaw melalui tokoh John Tanner yang menulis “Buku Pegangan Revolusionis,” yang terlampir dalam buku ini, menjungkirbalikkan tata nilai dan paham-paham besar, seperti sosialisme, eksistensialisme, termasuk pandangan-pandangan Nietzsche yang hidup sezaman dengannya.

Selamat Membaca dan Merdekalah...

 


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Berat: gram

Kategori : Agama dan Filsafat
Akhmad Santoso liii+348 hlm | Bookpaper
Penerjemah : Akhmad Santoso
Ketebalan : liii+348 hlm | Bookpaper
Dimensi : 14x20 cm | Soft Cover
Bahasa : Indonesia
Stock: Tersedia
Penerbit: Narasi
Penulis: Bernard Shaw
Berat : 400 gram
Product Tags:

Terakhir dilihat

Bayar dan Kirim

Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by