Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Buruh, Serikat, dan Politik

Praktik hukuman mati bukan saja masih dipertahankan di Indonesia, tetapi belakangan malah kembali digiatkan dengan dalih kedaruratan dan efek jera. Namun benarkah hukuman mati bisa dibenarkan dengan dua dalih itu?

Artikel-artikel di buku ini mengulas sejarah pelaksanaan hukuman mati di Indonesia mulai dari era kerajaan-kerajaan Nusantara hingga Republik, ketidakcocokan hukuman mati dengan perkembangan abad ke-21, tiadanya bukti empiris hukuman mati membawa efek jera, serta perdebatan hukuman mati di Indonesia belakangan ini, termasuk analisa empiris tentang banyaknya prosedur fair trial yang dilanggar dalam penegakan hukum di Indonesia, yang membuat pelaksanaan hukuman mati patut dipertanyakan keabsahannya. Itulah sebabnya hukuman mati di buku ini dipahami sebagai “politik hukuman mati”.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Sosial dan Politik
ISBN : 9789791260565
Ketebalan : viii + 292 hlm | Bookpaper
Dimensi : 14x20,3 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: Out of Stock
Penerbit: Marjin Kiri
Penulis: Daniel Pascoe, Dave McRae, dkk
Berat : 400 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa


Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by