Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Muslim Tionghoa di Yogyakarta Zaman Peralihan

Di Bawah Lentera Merah

Soe Hok Gie
Description
Jika bangsa Indonesia setiap tahun memperingati tanggal 20 mei 1908 sebagai Hari Kebangkitan Nasional, maka seyogyanya juga tertuju kepada momentum sejarah seperti yang dilukiskan Soe Hok Gie “Di Bawah Lentera Merah” ini.
Stock: 12
Terjual: 56

Promo bulan ini:

Gratis Ongkir: Min. Pembelian Rp121.000 Kode Kupon: bebasbaca
Pembelian: Diskon 15% Tanpa Minimal Kode Kupon: bacadulu

Pengecualian Kupon: Pre Order, Package, Merch, Coffee
Catatan: Jika menggunakan kupon, harga akan berlaku dari harga normal. Karena kupon ini sifatnya bukan penambahan diskon.


Kategori : Sejarah

Jika bangsa Indonesia setiap tahun memperingati tanggal 20 mei 1908 sebagai Hari Kebangkitan Nasional, maka seyogyanya juga tertuju kepada momentum sejarah seperti yang dilukiskan Soe Hok Gie “Di Bawah Lentera Merah” ini. Persepsi yang menyederhanakan kebangkitan nasional hanya dengan Budi Utomo, terang terlalu sempit, tidak demokratis, dan sesungguhnya sudah lama tidak masuk akal. Begitupun sebaliknya, misalnya, hanya menomorsatukan Islam atau tokoh-tokohnya sebagaimana yang telah diupayakan beberapa orang, akan membawa kita juga ke jurang persepsi yang tidak demokratis. Adapun alasannya, sebagian akan Anda pahami ketika membaca karya ringkas ini.

Generasi baru bangsa ini sudah sepantasnya dapat menggunakan akal dan citarasanya sekreatif mungkin, agar mereka mampu mengemban tugas sejarahnya dengan suatu peradaban (termasuk peradaban politiknya) yang seimbang bagi zamannya. Maka itu, menakut-nakuti bangsa ini dengan hantu-hantu komunisme, Islam fundamentalis, ateisme, sekularisme, dan militerisme, menjadi bertentangan dengan kepentingan kemajuan bangsa ini. Bangsa yang sebenarnya sudah lama pandai mengambil apa yang ia butuhkan bagi kebangkitan, pertumbuhan, dan kemenangannya. Anda dapat melihat kilasan kearifan bangsa itu pada karya besar ringkas Soe Hok Gie ini. Karya ini bahkan akan mengungkapkan betapa pemberontakan, di sini dan di mana saja, tidak pernah akan terjadi karena satu orang, satu pihak atau satu golongan. (Frantz Fanon Foundation)

Selamat Membaca dan Merdekalah...


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Sejarah
ISBN : 9789799471284
Ketebalan : vi + 122 hlm | Bookpaper
Dimensi : 14x20 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: 12
Penerbit: Mata Bangsa
Penulis: Soe Hok Gie
Berat : 200 gram
Product Tags:

Terakhir dilihat


Rekomendasi Bacaan Serupa