Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Identitas Politik Umat Islam Muhammadanisme

"Generasi baru Muslim telah lahir dari rahim sejarah, tanpa kehadiran sang ayah, tidak ditunggui saudara-saudaranya. Kelahirannya bahkan tidak terdengar oleh Muslim yang lain."

 

Sayang, dikarenakan tangis mereka kalah keras oleh gemuruh reformasi, generasi baru ini luput dari pengamatan. Bahkan oleh sebagian kalangan, mereka dikira bukan bagian umat. Mereka adalah generasi baru yang kini bermekaran dalam satuan-satuan lain, seperti negara, bangsa, daerah, partai, ormas, kelas usaha, dan sebagainya. Pengetahuan agama mereka bukan dari lembaga konvensional, seperti masjid, pesantren, atau madrasah, melainkan dari sumber anonim, seperti kursus, seminar, buku, majalah, kaset, CD, VCD, internet, radio, dan televisi. Banyak yang tercengang melihat fenomena ini. Seperti halnya banyak agamawan yang tidak sanggup melihat gejala-gejala modern sehingga gagal memahami makna kesenjangan struktural, atau pelaku KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) berjubah kesalehan.

 

Berbagai kecenderungan baru Islam di Indonesia dewasa ini—termasuk lahirnya generasi Muslim tanpa masjid—dieksplorasi secara tajam oleh Kuntowijoyo dengan suatu metode yang disebutnya strukturalisme transendental. (Di bagian awal, Kunto menjelaskan panjang Jebar mengenai metode tersebut). Inilah jurus paling baru Kunto dalam memahami, sekaligus menerapkan, ajaran-ajaran Islam dalam konteks kekinian.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Bebas Ongkir Minimal Transaksi 150.000 dan Flat Ongkir Seluruh Pulau Jawa Rp.7000
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Sosial Politik
ISBN : 9786027696532
Ketebalan : 458 hlm | Bookpaper
Dimensi : 14x20 cm | Soft Cover
Bahasa : Indonesia, 2018
Stock: 19
Penerbit: Mata Bangsa
Penulis: Kuntowijoyo
Berat : 600 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa