Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Keraton dan Kompeni: Surakarta dan Yogyakarta 1830-1870 Mencari Arab, Melihat Indonesia

"Sebagai orang yang kehilangan hak-hak sipil, aku hanya bisa mendengarkan..."

Dan seperti bayi-bayi selebihnya modal untuk berkomunikasi hanyalah suaraku: jeritan, raungan, keluhan, rengekan. Dan bila modal komunikasi itu dirampas, ah-ya, siapa yang bisa rampas hak untuk berdialog dengan diri sendiri?

Buku ini menuliskan tentang penggalan dari masa-masa Pram menjalani pengasingan di Pulau BUru, masa pembuangan yang berat, tetapi tak pernah membuatnya surut dari menulis dan surut dari meyakini potensi kemanusiaan tiap-tiap pribadi yang merdeka dan mau mendengarkan suara hati nuraniya.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Bebas Ongkir Minimal Transaksi 150.000 dan Flat Ongkir Seluruh Pulau Jawa Rp.7000
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Tokoh dan Sejarah
Endi Haryono ix + 116 hlm | Bookpaper
Penerjemah : Endi Haryono
Ketebalan : ix + 116 hlm | Bookpaper
Dimensi : 13x19 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: Out of Stock
Penerbit: Mata Bangsa
Penulis: Rudolf Mrazek
Berat : 200 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa