Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Mata Badik Mata Puisi Mata Malam

Di Nice, Perancis, Poncke Princen bertemu dengan seorang fotografer Yahudi eks buronan Nazi. Pertanyaan pertanyaan sang Fotogralcr, bisa jadi, yang membuatnya membalikkan biduk kehidupannya: “Mengapa engkau lari? Apa yang kau peroleh dan melarikan diri? Jika kau tidak setuju terhadap sesuatu, katakanlah. Misalnya ihwal pengiriman kembali tentara Belanda ke Indonesia, kau harus melakukan sesuatu. Mengapa kau tidak melakukan sesuatu, dan malah lari?


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Bebas Ongkir Minimal Transaksi 98.000 dan Flat Ongkir Seluruh Pulau Jawa 7.000
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Novel dan Sastra
Ketebalan : 190 hlm| Bookpaper
Dimensi : 13 x 19 cm | Soft Cover
Bahasa : Indonesia, 2019
Stock: 5
Penerbit: EA Books
Penulis: Saleh Abdullah
Berat : 300 gram
Product Tags:

Terakhir dilihat


Rekomendasi Bacaan Serupa