Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Memang Jodoh Membaca Pikiran Pierre Bourdieu (Edisi Revisi)

Membaca Bhagavad Gita Bersama Prof. R.C. Zaehner

A. Sudiarja
Description
Buku ini ditulis dengan latar belakang akademik dan pertanggungjawaban ilmiah, dan disajikan dengan pandangan filsafat, berdasarkan eksegesis (tafsir teks Kitab Suci) Profesor R.C. Zaehner.
Stock: Tersedia

#TetapKirimBacaan lihat promo di bawah:


Kategori : Agama dan Filsafat

Banyak orang yang tidak pernah atau tidak berkesempatan membaca buku Bhagavad-Gita. Banyak pula yang pernah membaca tetapi barangkali tidak mendapatkan penjelasan yang cukup memadai untuk memahami isi pokoknya. Buku ini ditulis dengan tujuan untuk memperkenalkan Bhagavad-Gita kepada khalayak di Indonesia dari penafsiran Profesor R.C. Zaehner, seorang ahli bahasa klasik dan agama-agama Timur. Mungkin sudah banyak terjemahan dan juga komentar tentang Bhagavad-Gita dalam bahasa Indonesia, yang bisa diperoleh baik melalui media cetak maupun media elektronik. Akan tetapi, penafsiran isinya bisa begitu melebar dan beragam sehingga orang justru menjadi bingung.

Buku ini ditulis dengan latar belakang akademik dan pertanggungjawaban ilmiah, dan disajikan dengan pandangan filsafat, berdasarkan eksegesis (tafsir teks Kitab Suci) Profesor R.C. Zaehner. Sesuai dengan jiwa keterbukaan filsafat dan agama-agama Timur, telaah tentang Bhagavad-Gita yang disajikan ini menyangkut Kitab Suci agama Hindu, namun isinya bersifat universal dan bisa dipahami oleh siapa pun yang ingin mencari kebijaksanaan dari padanya.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

Info Pengiriman:  Pesanan masuk tgl 21 - 27 Mei 2020 akan dikirim tgl 27 Mei 2020

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Agama dan Filsafat
ISBN : 9786029187311
Ketebalan : 14x21 cm | Softcover
Dimensi : 14x21 cm l Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: Tersedia
Penerbit: Penerbit USD
Penulis: A. Sudiarja
Berat : 300 gram
Product Tags:

Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by