Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Memancing Serpilihan Karya Jurnalistik Ernest Hemingway Membaca Pikiran Tuhan

Membaca Pikiran Pierre Bourdieu (Edisi Revisi)

Description
Bisa jadi terdapat sedikit keraguan akan arti penting kontribusi Bourdieu dalam sosiologi dan antropologi sosial.
Stock: Tersedia

Kategori : Agama dan Filsafat

Bisa jadi terdapat sedikit keraguan akan arti penting kontribusi Bourdieu dalam sosiologi dan antropologi sosial. Dengan meninggalnya Althusser, Barthes dan Foucault, melebihi figur lain semisal Bodon atau Touraine, dia tampil untuk menunjukkan nilai dan vitalitas yang terus berlanjut dalam tradisi intelektual ilmu sosial Prancis. Dengan membangun ruang politis dan teoretis di luar Marx, Weber dan Durkheim, strukturalisme dan interaksionisme, determinisme pesimistis dan keyakinan selebratoris dalam meningkatkan potensi kreatif praktis kehidupan manusia, dia muncul sebagai sumber heterodoks dan menarik bagi inspirasi teori sosial pada era 1990-an.

Terdapat sejumlah alasan yang lebih spesifik mengapa pengkajian karya Bourdieu begitu penting. Pertama, dia memberikan kontribusi utama dalam debat tentang hubungan antara struktur dan tindakan sebagai satu pertanyaan kunci bagi teori sosial yang muncul lagi pada akhir era 1970-an dan awal 1980-an. Kedua, dibandingkan dengan Anthony Giddens, misalnya, kontribusi tersebut secara konsisten telah dikerangkakan oleh kombinasi antara kerja empiris sistematis apakah mendasarkan lagi pada etnografi atau pendekatan survei sosial dengan teorisasi reflektif. Tarik-menarik antara kedua aspek karya Bourdieu inilah yang menjadikannya begitu menarik: teori tanpa penelitian empiris adalah hampa, penelitian empiris tanpa teori adalah buta. 

Adapun alasan yang ketiga, mungkin sebagai konsekuensinya dari fakta bahwa Bourdieu telah menjadi seorang peneliti masalah sosial yang begitu aktif. Pertanyaan epistemologinya tentang inti kelayakan ilmu pengetahuan sosial dan syarat memungkinkan hal ini menjadi isu sentral dalam proyeknya. Hal-hal tersebut merupakan pertanyaan yang telah membuat banyak sosiolog dan antropolog apakah mereka menyebut dirinya sebagai teoretikus atau peneliti kehabisan akal.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

Gratis ongkir dengan belanja minimum Rp. 165.000  l  Jauh Dekat Ongkir Rp.5.000 khusus Pulau Jawa l Diskon up to 20% off Tanpa Minimal

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---
Kategori : Agama dan Filsafat
Ketebalan : 298 hlm l Bookpaper
Dimensi : 14x21 cm l Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: Tersedia
Penerbit: Kreasi Wacana
Berat : 300 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa


Find us

Ketidaktahuan adalah ihwal paling purba yang ada di muka bumi. Maka itu, bagi kami, 
perkembangan ilmu pengetahuan tak lebih dan tak kurang hanya menyatakan satu hal:
perang terhadap ketidaktahuan.

Alternatif Online Bookstore | Alternatif Mencari Buku | Berdikari Book