Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Mencari Cinta Mencari Marxisme

Mencari Keadilan Bersama Yang Lain

David Tobing
Stock: Tersedia
Terjual: 4

Kategori : Agama dan Filsafat

Emmanuel Levinas, filsuf Yahudi itu, punya pengalaman pahit di abad ke-20. Enam kerabatnya—kedua orang tua dan dua saudaranya, serta kedua mertuanya—mati di tangan para serdadu. Mereka adalah korban sebuah gagasan politik yang berdarah-dingin terhadap ‘yang-lain’: Nazisme.

Di atas dasar pengalaman kelam itulah, Levinas membangun pemikiran filsafatnya. Ia menolak pemikiran gurunya, Martin Heidegger, dengan menyatakan bahwa bukan metafisika yang merupakan filsafat pertama (first philosophy), melainkan etika. Melalui trajektori etis ini, Levinas meletakkan dasar filsafatnya bukan pada soal bagaimana memahami struktur realitas, yang—baginya—mustahil terpahami secara lengkap, melainkan pada bagaimana memberikan tanggung jawab etis terhadap realitas di luar diri subjek, terhadap ‘yang-lain’ (the others). 

Banyak literatur tentang Levinas, karenanya, selalu menonjolkan sisi etisnya. Sedikit lebih maju dari literatur kebanyakan itu, buku ini, selain memaparkan konsep keadilan etis Levinas, juga mendedahkan konsep keadilan politisnya. Sebuah upaya filosofis yang menarik refleksi etis Levinas dari ranah yang personal ke ranah yang komunal.

Selamat Membaca dan Merdekalah...


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

Gratis ongkir dengan belanja minimum Rp. 120.020  l  Jauh Dekat Ongkir Rp.5.000 khusus Pulau Jawa l Diskon 20% off Semua Buku

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Agama dan Filsafat
ISBN : Taufiqurrahman
Ketebalan : 208 hlm l Bookpaper
Dimensi : 13x19 cm l Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: Tersedia
Penerbit: Cantrik Pustaka
Penulis: David Tobing
Berat : 200 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa