Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Menimbang Demokrasi Dua Dekade Reformasi Menjadi Manusia Belajar dari Aristoteles

Menjadi Benih Perlawanan Rakyat

Arif Zulkifli
Stock: Tersedia
Terjual: 10

 Pembelian : Diskon 25% min beli 2 buku. Kode kupon: dirumahaja 


Kategori : Tokoh dan Sejarah

"Petistiwa 15 Januari 1974 dapat disebut sebagai salah satu tonggak sejarah kekerasan Orde Baru. Sejak itu represi dijalankan secara lebih sistematis."--Asvi Warman Adam, Peneliti lembaga ilmu Pengetalman Indonesia (UPI), Media Indonesia, 16 Januari 2006. 

"Malari menandai satu petalihan yang gamblang dari tahap kehidupan politik yang terbuka dan majemuk di bawah Orde Batu menuju ke suatu kehidupan politik dimana kekuatan masyarakat dihilangkan dan dibikin tak berdaya untuk memengaruhi penyusunan kebijakan negara atau pembagian kekuasaan di tingkat atas."--Jamie Mackie dan Andrew Madntyre dalam Hal Hill (peny.), Indonesia's New Order The Dynamics of Socio-Economk Transformation (1993) 

"Siapa yang tidak mempelajari apa yang terjadi pada 1973-1974 itu tidak akan mengetahui sejarah Indonesia yang sebenarnya."--Max Lane

”Mungkln inl salah satu ciri dwari generasi Hariman. enggak ada takutnya. Saya Juga mengalaml waktu dl dalam penjara. mereka Itu tldak ada takutnya, tapi juga bukan nekat. Mungkln mereka punya suatu keyaklnan yang kuat. tapi yang Jelas bukan ldeologl.“--Dorodjatun Kuntjoro-Jakti


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

25% all item. Use the code "dirumahaja" at checkout!

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Tokoh dan Sejarah
ISBN : Arif Zulkifli
Ketebalan : 349 hlm| Bookpaper
Dimensi : 14 x 20 cm | Soft Cover
Bahasa : Indonesia, 2019
Stock: Tersedia
Penerbit: djaman baroe
Penulis: Arif Zulkifli
Berat : 400 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa