Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Menjelang Menolak Ayah

Menjumpai Kawan Kawan di Jalan Revolusi

Arundhati Roy
Description
Buku ini merupakan catatan perjalanan Arundhati Roy selama menyelami kehidupan para gerilyawan Maois India. Tentang bagaimana Arundhati tinggal di kamp di tengah hutan belantara, hidup bersama masyarakat suku bangsa, bersenandung dan berpesta bersama, dan
Stock: Tersedia
Terjual: 9

 Pembelian : Diskon 15% Off all item tanpa syarat. Kode kupon: dirumahaja 

 Pembelian : Diskon 25% Off all item min beli: 3 buku. Kode kupon: bacadulu

 Pengiriman: Kirim ke seluruh pulau Jawa Flat Rp.5000

 Special Offer: Diskon 20% + Bonus Notes 


Kategori : Sosial dan Politik

Buku ini merupakan catatan perjalanan Arundhati Roy selama menyelami kehidupan para gerilyawan Maois India. Tentang bagaimana Arundhati tinggal di kamp di tengah hutan belantara, hidup bersama masyarakat suku bangsa, bersenandung dan berpesta bersama, dan yang terpenting ialah belajar tentang sejarah revolusi rakyat India.

Kaum gerilyawan Maois yang kerap disebut Naxalite, atau dengan nama resmi People’s War Group adalah kelompok pemberontak bersenjata yang merupakan sayap militer dari Partai Komunis India (Marxis-Leninis-Maois). Selama puluhan tahun, mereka melancarkan perang rakyat melawan elit-elit pemodal dan tuan tanah besar yang melanggengkan perampasan dan monopoli tanah. Akibat dari perampasan dan monopoli tanah yang berlangsung, rakyat suku bangsa hidup dalam kemiskinan akut dan ancaman kehilangan ruang hidup. Atas dasar inilah perang rakyat dilakukan hingga hari ini.

Arundhati Roy adalah seorang penulis dan aktivis dari India. Roman pertamanya yang berjudul The God of Small Things memenangkan hadiah Booker Prize pada tahun 1997. Kira-kira 20 tahun kemudian, 2017, baru muncul romannya yang kedua, The Ministry of Unmost Happiness. Isu-isu politik dan lingkungan menjadi tema esei-eseinya yang lain. Misalnya, ia menulis tentang Senjata Nuklir India, proyek Waduk Narmada, tentang kegiatan perusahaan energi Enron di India. Dalam bukunya The End of Imagination, Arundati mengkritik politik nuklir pemerintah India.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

25% all item. Use the code "dirumahaja" at checkout!

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Sosial dan Politik
Ketebalan : 130 hlm l Bookpaper
Dimensi : 13 x 20 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia, 2019
Stock: Tersedia
Penerbit: Kabarita
Penulis: Arundhati Roy
Berat : 200 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa