Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Mitos Inferioritas Perempuan Mitos Perkembangan Negara

Mitos Merebut Negara

Jun Bramantyo
Description
Mitos Merebut Negara. Negara yang selama ini telah dikuasai oleh kekuatan modal, cenderung mempertontonkan tindakan yang merugikan rakyat kecil.
Stock: 15
Terjual: 6

Ramadhan Sale:

Pembelian: Gratis Kalender HAM 2021 setiap Transaksi
Pembelian: Diskon 25% Minimal: 149.000. Kode Kupon: RMDHN
Pembelian: Diskon 22% Tanpa Minimal. Kode Kupon: bacadulu
Pengiriman: Subsidi Ongkir Rp22.000,00 untuk Minimal Pembelian Rp122.000,00. Kode Kupon: bebasbaca

Pengecualian Kupon: Pre Order, Package, Merch, Coffee
Catatan: Jika menggunakan kupon, harga akan berlaku dari harga normal. Karena kupon ini sifatnya bukan penambahan diskon.


Kategori : Sos-Pol

Mitos Merebut Negara. Negara yang selama ini telah dikuasai oleh kekuatan modal, cenderung mempertontonkan tindakan yang merugikan rakyat kecil. Negara menjadi instrumen untuk membuka penghalang, agar berbagai karpet merah bagi akumulasi kapital dapat tergelar. Melalui negara, berbagai ketidakadilan dan eksploitasi terhadap para pekerja dilegitimasi. Kondisi itu, menjadikan ide merebut negara dinilai sebagai solusi untuk menghapuskan penderitaan pekerja. Kaum sosialis secara umum memiliki gagasan untuk bergerak secara politis menguasai negara dan membalik perannya, dari mengeksploitasi pekerja menjadi membebaskan pekerja dari belenggu kapitalisme. Baik merebut negara melalui jalur damai (seperti dengan Pemilu) atau dengan pertempuran fisik. 

Buku ini mengelaborasi bahwa upaya “merebut negara” adalah sebuah mitos yang jika dijalankan akan selalu menemui jalan terjal. Jargon “rebut dan kuasai alat produksi” dengan peran negara justru akan melatih watak borjuis pada para pekerja. Cita-cita tentang masyarakat tanpa kelas justru akan hancur dengan terbentuknya kelas-kelas borjuis baru. Buku ini menunjukan bahwa pekerja sejatinya tidak memiliki "kesadaran kelas”. Mereka sejak awal tidak memiliki alat produksi untuk dipertahankan, sehingga kesadaran pekerja adalah kesadaran tanpa-kelas. Sehingga gagasan politik merebut negara untuk menciptakan keadilan adalah “mitos”, karena negara adalah ekspresi pembagian kerja dari masyarakat yang berkelas-kelas.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Sos-Pol
ISBN : 9786239024901
Ketebalan : xvi+156 hlm| Bookpaper
Dimensi : 13 x 19 cm | Soft Cover
Bahasa : Indonesia, 2019
Stock: 15
Penerbit: Penerbit Independen
Penulis: Jun Bramantyo
Berat : 300 gram
Product Tags:

Terakhir dilihat


Rekomendasi Bacaan Serupa