Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
My Stupid Bos 3 My Stupid Bos 5

My Stupid Bos 4

Chaos@work & Yuyunardi
Description
Begitulah Bossman. Ramah tapi sok kenal dan sok tahu
Stock: Tersedia

#TalkLessReadMore lihat promo di bawah:


Kategori : Novel dan Sastra

Begitulah Bossman. Ramah tapi sok kenal dan sok tahu. Meski demikian, kejadian antara Kerani dan Bossman ini mengundang gelak tawa bagi para pembaca setia buku My Stupid Boss (MSB). Terbukti, permintaan fans MSB inilah yang membuat Chaos@Work ‘melahirkan’ My Stupid Boss 4. Buku yang diterbitkan Gradien Mediatama ini masih berisikan tentang pengalaman konyol nan menyebalkan Kerani bersama Bossman.

 

Tidak hanya itu, dalam buku ini pun dimuat wawancanda antara pembaca MSB dengan Kerani dalam bentuk tanya jawab, behind the scene pembuatan buku MSB 1, 2, dan 3, serta sedikit curhatan Chaos@Work yang nggak ada hubungannya dengan MSB!

 

Penasaran? Buruan baca MSB 4 persembahan dari Penerbit Gradien Mediatama


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Novel dan Sastra
ISBN : 978-602-208-033-6
Ketebalan : 320 hlm
Dimensi : 14x20 cm l Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: Tersedia
Penerbit: GradienMediatama
Penulis: Chaos@work & Yuyunardi
Berat : 300 gram
Product Tags:

Terakhir dilihat


Rekomendasi Bacaan Serupa


Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by