Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Negosiasi Itu Ada Ilmunya Nelayan Itu Berhenti Melaut

Nelangsa ruang sendiri untuk mengenang yang telah pergi

Gentakiswara
Stock: Out of Stock
Terjual: 13

Kategori : Novel dan Sastra

Di ottakku setan dan malaikat bermukim. Di dadaku dunia dan akhirat seakan tidak lazim. Bagiku hidup adalah cara berbahagia paling sakit, sementara akhirat adalah cara berbahagia paling rumit.

Untuk banyaknya langkah yang telah menemui titik lelah, istirahatlah sejenak. Memaksakan diri untuk tetap berlari yang belum pasti keberadaannya, hanya akan membuatmu larut dalam harapan-harapan yang menciptakan kesedihan.

Hidup akan terus bergerak, sementara jika tenagamu habis, kau akan tertinggal begitu jauh, jauh, dan menggelap. Berserah bukan berarti pasrah, berhenti bukan berarti kalah.

Beberapa keadaan terkadang memang harus kita paksa untuk berhenti. Agar  kita tahu seberapa penting campur tangan kita dalam keadaan tersebut. Jika saat kau berhenti semua malah pergi meninggalkanmu, maka sebaik-baiknya   pilihan untuk dirimu adalah menemukan keadaan baru.

Tidak perlu berpikir mengenai cara untuk bangkit dan melupakan, karena beberapa hubungan yang telah kau rajut, memang harus kau relakan untuk berlanjut dalam kenangan saja.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

Gratis ongkir dengan belanja minimum Rp. 120.020  l  Jauh Dekat Ongkir Rp.5.000 khusus Pulau Jawa l Diskon 25% off Semua Buku

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Novel dan Sastra
ISBN : Akhmad Muhaimin Azzet, fLo
Ketebalan : 288 hlm | Bookpaper
Dimensi : 13x19 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia, 2018
Stock: Out of Stock
Penerbit: GradienMediatama
Penulis: Gentakiswara
Berat : 300 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa