Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Novel Kalah Novel Selingkuh

Novel Nayla

Siti Rosikoh
Description
Berada dalam keadaan kepepet membuat Nayla tak punya pilihan lain selain setuju.
Stock: Tersedia

Kategori : Under 40.000
Nayla adalah seorang wanita cantik mandiri yang memiliki cita-cita tinggi. Sejak ayahnya meninggal, Nayla berjuang untuk tetap bisa bersekolah dan bekerja membantu kehidupan keluarganya yang sederhana. Mulanya, Nayla bekerja di perusahaan Danuarta Corps sebagai seorang OB. Karena kebaikan Tuan Danuarta, dia berhasil melanjutkan kuliah, dan kariernya perlahan-lahan meningkat.   
 
Di tempat kerjanya inilah, cucu pemilik perusahaan (Tuan Danuarta), Doni Danuarta, tergila-gila padanya. Merasa berbeda status Nayla menjaga jarak, namun dukungan kakek Doni membuatnya perlahan-lahan memberikan hati untuk Doni. Hubungan Doni dan Nayla, makin hari makin terjalin akrab. Sementara itu, Riani, bibi Doni, tidak suka dengan kondisi itu.   
 
Suatu waktu, persoalan uang membelit Hanum, adik Nayla. Hal ini tentu menggelisahkannya. Kesempatan terbuka ini diambil Riani. Ia membantu menyelesaikan masalah Hanum, dengan syarat Nayla mau mempengaruhi Tuan Danuarta agar mewariskan perusahaan atas namanya. Berada dalam keadaan kepepet membuat Nayla tak punya pilihan lain selain setuju. 
 
 

Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

25% all item. Use the code "dirumahaja" at checkout!

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Under 40.000
ISBN : 9789791681797
Ketebalan : 132 hlm l HVS
Dimensi : 14x20 cm | Soft Cover
Bahasa : Indonesia, 2009
Stock: Tersedia
Penerbit: Narasi
Penulis: Siti Rosikoh
Berat : 200 gram
Product Tags:

Terakhir dilihat


Rekomendasi Bacaan Serupa


Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by