Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Arab, Kuno dan Islam: dari Kapitalisme Perdagangan ke Kapitalisme Religius Kitab Sejarah Sastra Indonesia
Pada malam hari, 30 November 1957, Presiden Sukarno menghadiri ulang tahun kelima belas Perguruan Cikini di Jakarta Pusat. Kebetulan putra-putrinya Guntur Sukarnoputra dan Megawati Sukarnoputri juga belajar di sekolah tersebut. Bazar dan berbagai kegiatan lain diselenggarakan dengan meriah.
 
Ketika akan pulang ke Istana, masih di pelataran parker, beberapa granat dilemparkan ke arah Presiden. Keceriaan anak-anak berubah menjadi hujan tangis dan raungan. Sukarno diselamatkan oleh pengawal ke rumah di depan sekolah. Sembilan orang tewas, 45 orang luka berat, ratusan luka ringan, kebanyakan siswa sekolah.
 
Kolonel Zulkifli Lubis dituding berada di belakang pengacau keamanan. Tiga orang pemuda pelempar granat asal Sumbawa dan Sulawesi Selatan diadili pada pengadilan tentara dan dijatuhi hukuman mati. Seorang pemuda lain yang ikut membantu diganjar 20 tahun penjara. Mereka mengaku anggota Gerakan Anti Komunis yang dipimpin Saleh Ibrahim. Hukuman maksimal telah diterapkan kepada tindakan teror ini.
 
Di mana posisi Zulkifli Lubis, “intel Belanda”, dan kelompok Islam dalam peristiwa Cikini? Benarkah pelaku penggranat ini bias dikategorikan sebagai teroris generasi pertama? Buku ini memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai Peristiwa Cikini 1957.
 
 

Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Bebas Ongkir Minimal Transaksi 150.000 dan Flat Ongkir Seluruh Pulau Jawa Rp.7000
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Tokoh dan Sejarah
ISBN : 9786022580133
Ketebalan : 164 hlm l Bookpaper
Dimensi : 14 x 21 cm | Soft Cover
Bahasa : Indonesia
Stock: Out of Stock
Penerbit: Ombak
Penulis: Arifin Suryo Nugroho
Berat : 200 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa