Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Politik Tanpa Dokumen Nakal Harus Goblok Jangan

Pada Sebuah Kapal Buku

Muhidin M. Dahlan
Description
Pada Sebuah Kapal Buku. Relasi buku dan negara adalah topik yang kerap muncul dalam buku ini.
Stock: 5
Terjual: 3

Ramadhan Sale:

Pembelian: Gratis Kalender HAM 2021 setiap Transaksi
Pembelian: Diskon 30% Tanpa Minimal Pembelian. Kode Kupon: RMDHN
Pengiriman: Subsidi Ongkir Rp22.000,00 untuk Minimal Pembelian Rp122.000,00. Kode Kupon: bebasbaca

Pengecualian Kupon: Pre Order, Package, Merch, Coffee
Catatan: Jika menggunakan kupon, harga akan berlaku dari harga normal. Karena kupon ini sifatnya bukan penambahan diskon.


Kategori : Novel - Sastra

Pada Sebuah Kapal Buku. Relasi buku dan negara adalah topik yang kerap muncul dalam buku ini. Terutama, ketegangan antara bagaimana negara telah memosisikan buku, dan bagaimana buku semestinya diposisikan demi kepentingan masyarakat.

Persoalan pertama yang membuka buku ini adalah "Hari Buku Nasional”. Menziarahi lintasan kronik, Gusmuh mendapati bahwa penetapan Hari Buku Nasional sebenarnya problematis. Jatuhnya 17 Mei sebagai Hari Buku Nasional bersandar, kalau bukan pada Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi), pada Perpustakaan Nasional Indonesia (PNRI).  Padahal, jauh hari, Njoto pernah mengusulkan agar Hari Buku Nasional tidak disandarkan pada hari jadi suatu organisasi buku, baik itu penerbitan. perpustakaan, atau toko buku. Sebab, sebagaimana disimpulkan oleh Gusmuh: Karena nyaris menjadi luka dalam kegiatan kemasyarakatan kita bagaimana organisasi yang hari jadinya ditransformasikan sebagai hari bersama nasional kerap mengidap penyakit: "menyingkirkan yang tak sepaham”.
 
Negara mungkin sibuk berkoar-koar mempropagandakan minat baca di masyarakat. Tapi, pernyataan pernerintah bahwa minat baca masyarakat "rendah", tak ubahnya upaya menyalahkan rakyat. Sebab, hanya masyarakat kelas menengah ke bawah yang cenderung disisir ketika angka minat baca disebutkan.

Bukan minat baca, tapi akses terhadap bacaanlah yang mestinya dibicarakan pemerintah. Sebab, ngapain mengharapkan terbentuknya budaya membaca ketika masyarakat belum bebas memilih jenis bacaan yang ingin dibacanya?


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Novel - Sastra
Ketebalan : 458 hlm l Bookpaper
Dimensi : 13x19 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia, 2018
Stock: 5
Penerbit: I:Boekoe
Penulis: Muhidin M. Dahlan
Berat : 500 gram
Product Tags:

Terakhir dilihat


Rekomendasi Bacaan Serupa