Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Arena Produksi Kultural Sebuah Kajian Sosiologi Budaya

“Metodologi neomodernisme tafsir Faziur Rahman bisa dikatakan sebagai eksemplar tafsir aI-Qur’an yang tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat kontemporer. Karena itu, metodologinya terus dikembangkan dan diapresiasi oleh gerenasi setelahnya, utamanya oleh Abdullah Saeed dengan tafsir kontekstualnya. Spirit tafsir ini kemudian menjalar ke buku yang ada di depan sidang pembaca ini. Selamat membaca pemikiran-pemikiran bernas dalam buku ini!” — Dr. Aksin Wijaya, Direktur Pascasarjana lAIN Ponorogo.

Fragmentasi dan diferensiasi ilmu-ilmu keislaman, khususnya teologi dan hukum Islam,terus mengemuka han ini.Dampaknya,hukum Islam mengalami krisis epistemologis dan paradigmatis. Hukum Islam dipahami secara normatif belaka, dijauhkan dan moralitas, dan tercerabut dan realitas kehidupan. Problem ini berbanding lurus dengan merunyaknya fenomena keberagamaan yang mengarah pada puritanisme dan radikalisme di Indonesia. Seyogianya, sangat dibutuhkan gerakan reorientasi paradigmatis penalaran hukum Islam dan teosentris dan antroposentris ke teoantroposentris. Paradigma ini dimaksudkan untuk mengintegrasikan wahyu dan akal, agama dan kehidupan, serta norma dan nomos. Kerangka paradigmatis inilah yang kelak mesti menjadi basis pengembangan dan rekayasa hukum Islam masa depan. Buku ini meneliti dengan saksama mengenai metode progresif-integratif teoantroposentris tersebut dengan menjadikan pemikiran Fazlur Rahman dan Abdullah Saeed sebagai model risetnya.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

25% all item. Use the code "dirumahaja" at checkout!

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Agama dan Filsafat
ISBN : 9786027696716
Ketebalan : 296 hlm | Bookpaper
Dimensi : 14x20 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia, 2019
Stock: Tersedia
Penerbit: IRCiSoD
Penulis: Abid Rohmanu
Berat : 300 gram
Product Tags: