Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Pekak! Skena Eksperimental Noise di Asia Tenggara dan Jepang Pelangi

Pelacur Itu Datang Terlambat

Detail

Kategori : Novel dan Sastra
Ketebalan : iv+113 hlm | Bookpaper
Dimensi : 13 x 19 cm | Softcover
Bahasa : Indonesia
Stock: Tersedia
Penerbit: Enggang Media
Penulis: D. Purnama
Berat : 0.20 Kilo

Description Pelacur Itu Datang Terlambat

"Sayang, Surga itu lebih luas dari kamar tempat kau meniduri kekasihmu. Jangan berebut!"
_D. Purnama

Pelacur itu, dia adalah canduku yang paling candu. Dari ujung kepala sampai ujung kaki. Sejak dalam pikiran hingga selangkangan. Candu itu pula yang mengantarkanku kemari malam ini. Sama seperti malam-malam lain ketika candu itu menyerbu, menjelma jadi segumpal rindu yang tak dapat ditawar. Di bar ini aku akan duduk bersama gelas bir dan kretek yang tak putus mengepul sambil mengenyahkan gelisah yang tak pernah benar-benar reda hingga ia tiba. Tapi ia belum tiba.

Aku makin kehabisan sabar. Sudah lewat dua jam dan dia belum datang. Pelacur itu tak pernah datang terlambat. la adalah orang pertama yang akan membuka pintu bar tepat pukul sembilan dan melenggang masuk dengan langkah-langkah seringan angin. "Aku kemari untuk cari uang. Dan kesamaan antara uang halal maupun uang haram adalah keduanya tak akan mampir ke dompet orang yang sering membuang waktu." ucapnya suatu malam usai kami bercinta untuk yang kesekian kalinya.

Begitu banyak yang menggilainya, tapi kurasa tak ada yang menggilainya dengan cara yang sama denganku. Mereka terlalu memuja apa yang tampak dalam mata berahi mereka. Lekuk tubuh paling sempurna, kulit cokelat yang mengilat dalam temaram, wajah yang lebih cantik dari cantik itu sendiri, wangi segar yang menguar dari sekitar tengkuknya, dan tentu saja selangkangan. Pusat dari segala puja. Tapi bagiku pelacur itu adalah suatu persoalan berbeda.  "Sebuah anomali yang menyenangkan."


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

Rekomendasi Bacaan Serupa