Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Penuntun Kaum Buruh Peradaban Barat Dari Revolusi Prancis hingga Zaman Global

Penyanyi Istana Suara Hati Penyanyi Kebanggaan Bung Karno

Nani Nurani Affandi
Description
Kisah Ibu Nani yang kini adalah orang merdeka ini adalah kisah perjuangan seorang survivor yang layak dibaca oleh siapa saja, terutama kepada peminat sejarah hitam hak asasi bangsa ini.
Stock: Tersedia

 Pembelian : Diskon 15% Off all item tanpa syarat. Kode kupon: dirumahaja 

 Pembelian : Diskon 25% Off all item min beli: 3 buku. Kode kupon: bacadulu

 Pengiriman: Kirim ke seluruh pulau Jawa Flat Rp.5000

 Special Offer: Diskon 20% + Bonus Notes 


Kategori : Tokoh dan Sejarah

Kasih yang tulus itu tidak egois, tapi penuh dengan pengorbanan yang ikhlas, apalagi penjara telah membuat saya lebih menghargai kasih sayang dan ketulusan. Karena semua itu membuat kita tenang dalam kehidupan.

Mencari musuh dalam sekejap mudah, tapi persaudaraan itu sangat mahal. Walaupun pahit dalam penjara tapi banyak sekali memetik hikmah dalam kehidupan. Karena itu salah satu orang mengira orang yang pulang dari penjara sebagai ex-tapol itu menjadi penakut. Justru kami semakin yakin tak ada kekuasaan yang tertinggi selain Allah. Kalau Tuhan berkata jadi maka jadilah, tak ada yang bisa menghalangi, walau jurang api sekali pun. Sebagai bukti teman saya yang begitu memiliki kekuasaan dan kedudukan terhormat dengan segala kerendahan hatinya masih berani mencari saya.

"Peristiwa 1965 penuh dengan misteri. Banyak orang yang tak berdosa terseret masuk dalam pusaran gelap peristiwa ini. Salah satunya, Ibu Nani Nurani. la ditangkap dan ditahan tanpa alasan yang jelas. Namun setelah lepas, KTP-nya diberi stigma. Kisah Ibu Nani yang kini adalah orang merdeka ini adalah kisah perjuangan seorang survivor yang layak dibaca oleh siapa saja, terutama kepada peminat sejarah hitam hak asasi bangsa ini."
— Yosep Adi Prasetyo, Komisioner Subkomisi Pendidikan dan Penyuluhan KOMNAS HAM

 


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

25% all item. Use the code "dirumahaja" at checkout!

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Tokoh dan Sejarah
ISBN : 9786028174282
Ketebalan : 400 hlm | HVS
Dimensi : 15x23 cm | Soft Cover
Bahasa : Indonesia, 2010
Stock: Tersedia
Penerbit: Galang Press
Penulis: Nani Nurani Affandi
Berat : 400 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa


Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by