Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Sejarah Kepulauan Nusantara Volume 1

Pernik KAA 2015 : Serba-serbi Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika

Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia-Afrika 2015 adalah salah satu acara terbesar dalam 5 tahun terakhir yang diadakan di Indonesia. Puluhan delegasi dan ratusan staf dari negara-negara di Benua Asia dan Afrika datang untuk membicarakan masa depan dan hubungan baik di antara negara di kedua benua ini. Sebagai Ibukota Asia-Afrika, Kota Bandung berbenah agar bisa tampil menawan di puncak acara peringatan.

Dalam buku ini, Komunitas Aleut! mencoba untuk menyajikan berbagai macam pernik yang mungkin luput dari liputan media besar. Dimulai dari saat berbenah hingga liputan acara setelah hari-H kegiatan Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia-Afrika.

Selamat Membaca dan Merdekalah...


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Tokoh dan Sejarah
ISBN : Ridwan Hutagalung
Ketebalan : 222 hlm | HVS
Dimensi : 14.5x20.5 cm | Soft Cover
Bahasa : Indonesia
Stock: Tersedia
Penerbit: Ultimus
Penulis: Komunitas Aleut
Berat : 300 gram
Product Tags:

Find us

Tergesa berkomentar adalah kemalasan yang dibentuk lebih elegan, mereka yang ragu dan tergesa meyakini dinginnya air sungai dan berbahayanya jeram mungkin celananya tetap bersih dan kering tapi mereka tak akan pernah tiba di seberang. Tak semua buku hadir sebagai tempat yang lapang dan lampunya menyala terang, sebagian hadir seperti sungai asing tanpa jembatan. Mereka yang mampu berpikir jernih akan menghadapinya dengan keyakinan ini: baca buku dulu, opini belakangan, karena segala rintangan pada dasarnya hanya asumsi dalam pikiran.

 

Kemampuan manusia  dalam bertahan sepadan dengan kemampuan manusia dalam membaca tanda dan fenomena. Membaca tak sekadar memuaskan hasrat, namun ia adalah napas gerak hidup. Apa pun perlu dibaca, fenomena maupun wacana. Buku tak pernah memilih pembacanya, sebab di hadapan buku kita semua sama. Ia adalah rahim pengetahuan, tempat di mana perlawanan lahir, kebodohan diberangus, dan kemerdekaan jadi suluh.

Copyright PT. Baca Aja Dulu © 2020. Web by