Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
Possessive Pilot Post-Sekularisme Toleransi dan Demokrasi

Post Madilog

Ashad Kusuma Djaya
Stock: 15
Terjual: 4

Ramadhan Sale:

Pembelian: Gratis Kalender HAM 2021 setiap Transaksi
Pembelian: Diskon 30% Tanpa Minimal Pembelian. Kode Kupon: RMDHN
Pengiriman: Subsidi Ongkir Rp22.000,00 untuk Minimal Pembelian Rp122.000,00. Kode Kupon: bebasbaca

Pengecualian Kupon: Pre Order, Package, Merch, Coffee
Catatan: Jika menggunakan kupon, harga akan berlaku dari harga normal. Karena kupon ini sifatnya bukan penambahan diskon.


Kategori : Agama - Filsafat

Buku ini saya rekomendasikan bisa menjadi buku pegangan bagi kajian Filsafat Ilmu di kampus-kampus di Indonesia. Melalui kajian Post-materialisme, penulis mengajak pembaca untuk memposisikan materi secara tepat dan bagaimana suatu sudut pandang terhadap perubahan yang seharusnya dijalankan. Dalam kajian Dialektika, penulis dengan cermat menguraikan tiga bentuk keterhubungan dialektis dan menolak pandangan dialektis yang hanya memberi ruang bagi pertemuan tesisi, antitesis dan sintesis. Sementara dalamkajian Logika, penulis menguraikan beberapa konsep logika formal, logika kritis, dan logika integratif. Sebagai kajian Filsafat Ilmu, buku ini pun melengkapinya dengan menyampaikan Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Post-Madilog. (DR Suprojo Tamtomo)

Dalam konteks sekarang, pengenmbangan ilmu pengetahuan bukan sekedar mengubah alam berpikr tradisional menuju alam berpikir modern, sebagaimana berlangsung pada masa kehidupan Tan Malaka. Salah satu akibat langsung dari globalisasi yang menimpa kehidupan sosial kita adalah munculnya tatanan sosial yang oleh Giddens disebut sebagai post-tradisional. Tatanan post-tradisional bukanlah tatanan yang tradisinya berubah status. Tradisi harus menjelaskan dirinya sendiri, menjadi terbuka untuk diselidiki dan diwacanakan.

Kajian Post-Madilog tidak sekedar melakukan lacak jejak sejarah keilmuan, namun menawarkan paradigma keilmuan berbasis pada pandangan hidup sistem yang selaras dengan dasar kehidupan kebangsaan kita. Kemandegan pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak adanya benang merah antara pengembangan ilmu pengetahuan dengan dasar-dasar kehidupan berbangsa kita menunjukan ada yang harus dibenahi dalam kajian Filsafat Ilmu kita selama ini.

Selamat Membaca dan Merdekalah...


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit
Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Agama - Filsafat
Ketebalan : viii+240 hlm | HVS
Dimensi : 14x20,5 cm | Soft Cover
Bahasa : Indonesia
Stock: 15
Penerbit: Kreasi Wacana
Penulis: Ashad Kusuma Djaya
Berat : 300 gram
Product Tags:

Terakhir dilihat


Rekomendasi Bacaan Serupa