Information
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Added to Wishlist
OK
JEAN PAUL SARTRE Filsuf Eksistensialisme Imajinatif Riwayat Pemberontakan El Comandante Fidel Castro

Zaman yang terus berjalan ke depan telah mengubah Odernis di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya, muncul odernis baru yaitu post-modernisme, sebagai revisi dari odernis sebelumnya, yaitu odernisme. Post-modernisme lalu terus berkembang dan semakin marak sampai akhirnya melepaskan odernisme (Grenz, 1996).

Modernisme dan post-modernisme, masing-masing memiliki cara tersendiri dalam memandang kebenaran. Jika dalam odernisme, kebenaran itu obyektif, tidak demikian mengundang bagi post-modernisme yang memandang kebenaran sebagai sesuatu yang odernis. Unik, makna kebenaran bagi post-modernisme selalu menjadi pertanyaan besar. Kebenaran dianggap sebagai post-modernisme sebagai konstruk dari masing-masing individu. Bagi post-modernisme, kebenaran itu bersifat odernis, situasional, dan kondisional.

Memang, postmodernisme selalu menjadi hal yang menarik untuk dibahas. Di buku ini pun, Anda dapat menemukan berbagai hal menarik tentang post-modernisme. Mulai dari sejarah perkembangannya, para tokoh pemikirnya, kontribusinya terhadap dunia, juga bagaimana menentangnya dengan odernisme. Semua ini diulas selengkapnya agar Anda dapat memperoleh ulasan tentang post-modernisme.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit

Pengiriman Ke
Berat: gram
Ongkos Kirim
---

Kategori : Agama dan Filsafat
ISBN : Sony Adams
Ketebalan : 256 hlm | Bookpaper
Dimensi : 14x20 cm l Softcover
Bahasa : Indonesia, 2019
Stock: Tersedia
Penerbit: Sociality
Penulis: Hasna Wijayanti
Berat : 300 gram
Product Tags:

Rekomendasi Bacaan Serupa