Buku ini adalah tentang apa yang disebut sebagai ontoantropologi, yaitu suatu pandangan ontologis yang meletakkan manusia sebagai jangkar keberadaan segala sesuatunya.
Adalah Quentin Meillassoux yang mencoba, dan berhasil, menunjukkan betapa filsafat kontemporer, sekalipun menggadang-gadang tentang perbedaan (dalam segala bentuk dan manifestasi konseptualnya) sebenarnya tetap mengulangi satu kesamaan, yaitu peneguhan korelat manusia sebagai jangkar keberadaan ontologisnya.
Quentin Meillassoux sendiriyang oleh Alain Badiou disebut sebagai pembuka jalan baru bagi filsafat kontemporertidak benar-benar mampu keluar dari korelat-korelat kemanusiawian. Dengan menggunakan peluru kendali psikoanalisis Lacanian, Hizkia Yosie Polimpung berusaha menembakkan kritik dahsyat terhadap realisme spekulatif Quentin Meillassoux yang disebutnya sebagai fantasi yang meluap dari ketidaksadaran.
Judul Buku: Ontoantropologi: Fantasi Realisme Spekulatif Quentin Meillassoux
Penulis: Hizkia Yosie Polimpung
Penerbit: Aurora
Tebal: vi+300 hlm | Bookpaper
Dimensi: 13x19 cm | Soft Cover
Harga Normal: 75.000