EMPAT orang kawan aku dekati untuk menulis pengantar bagi corat-coret yang kedua ini. Berhubung dengan kesehatan, kesibukan, dan mungkin alasan lain, akhirnya tak seorang pun dapat memenuhi permintaan itu, sementara waktu terus berjalan cepat. Bagaikan seseorang yang sudah hamil tua, tak dapat lagi menunggu waktu untuk melahirkan makhluk yang sudah tentü tak sedikit cacatnya, Kalau ditunggu lebih lama lagi, takkan tertahankan keinginan untuk menyentuh kembali, membuat lebih tebai bagian-bagian tertentu dari corat-coret ini dengan menambahkan pikiran atau perasaan yang tadinya tersembunyi tak tersentuh.
Ada seseorang yang peranannya sangat beşar sekali dalam mendorong terus sampai akhirnya berhasil aku menyelesaikan coratcoret pertama yang berjudul Panta Rhei, yang semula hanya ditujukan untuk dibaca oleh anggota keluarga saja. Orang itü adalah Tante Fransisca Fangiday. Kebetulan sekali, dalam pekerjaan dan kegiatan politik sejak beliau masih muda, terdapat periode-periode tertentu, cukup panjang, yang menempatkannya dekat dengan bapakku. Tante Fransisca-lah yang sering cerita tentang hal-hal, baik yang positif maupun yang negatif, tentang bapak, sehingga aku merasa terbantu untuk lebih mengenal sosok 'bapakku sendiri.
Selamat Membaca dan Merdekalah...
Judul Buku : Pelangi
Penulis : Tatiana Lukman
Penerbit : Ultimus
Tebal : x+178 hlm | HVS
Dimensi : 14x20 cm | Soft Cover
Harga : 35.000