Image of a product
Image of a product
Image of a product
 

Berdikari - hantu, presiden, dan buku puisi kesedihan - IBC

Rp 45,000
SUATU sore yang masih panas di hari Jumat, Sang Presiden itu akhirnya mundur dari jabatannya. 27 tahun lebih 6 bulan ia memerintah dengan tangan besi yang menyala. Di hari ke-14 demonstrasi rakyat, ia menyerah. Hari itu kekuasaannya usai sudah. Aksi mogok makan telah membuat 412 pemuda pingsan. Rumah sakit penuh. Tak kuat dengan desakan negara-negara jiran, Sang Presiden diktator mengumumkan pengunduran dirinya: “Demi rakyat yang selalu saya cintai. Saya mengundurkan diri sebagai presiden, menyerahkan jabatan saya pada Partai Oposisi Rakyat untuk mengambil alih pemerintahan. Terima kasih, Rakyatku.” Rakyat bergembira sore itu. Pesta digelar di segenap pelosok negeri. Jalan raya dipenuhi rakyat yang bernyanyi, menari, bergembira, dan berpesta. Malam harinya, sebuah berita mengagetkan terdengar: Sang Presiden mati gantung diri di dalam kamarnya. (SANG PRESIDEN DAN BUKU PUISI KESEDIHAN) “Kita berdosa. Maka menyesallah. Maka minta ampunlah. Dan sekarang semuanya sudah selesai. Sudah sempurna. Saatnya kalian kembali lagi, bergabung bersama manusia kembali. Kalian, aku utus menggantikan masing-masing jenderal yang telah kalian penggal kepalanya.” Selamat Membaca dan Berbahagialah... Judul Buku : hantu, presiden, dan buku puisi kesedihan Penulis : Irwan Bajang Penerbit : Indie Book Corner Tebal : 162 hlm | HVS Dimensi : 11.5x17.5 cm | Soft Cover Harga Normal: 50.000 Harga Diskon: 45.000
 
 :
 :
200g