Image of a product

Freud; Musa dan Monoteisme - Octopus

Rp 58,500
Rp 46,800
Harga Lama
Rp 46,800
( )
Harga Baru
Rp 56,000

Menyangkal seseorang yang dipuji sebagai teragung di antara anak-anaknya bukanlah sebuah tindakan yang bisa dilakukan dengan senang hati—khususnya oleh orang yang memuji tersebut. Tidak ada pertimbangan yang menggerakkan saya untuk menyingkirkan kebenaran demi kepentingan-kepentingan kebangsaan yang semestinya. Lebih jauh, penjelasan tentang fakta-fakta masalah tersebut dibutuhkan untuk memperdalam pengertian kita tentang hal yang menjadi perhatian kita.

Musa, sang pembebas yang menyampaikan agama dan hukum pada kaumnya, hidup di sebuah era yang begitu jauh hingga sebuah pertanyaan awal muncul, apakah dia adalah pribadi yang menyejarah ataukah seorang tokoh legenda. Kalaupun ia hidup di masa yang berada di sekitar abad ke-13 atau 14 SM, dan kita tidak memiliki pengetahuan apa pun tentang dia kecuali dari Kitab Suci dan tradisi tertulis Yahudi, bahkan walaupun informasi itu tidak memiliki kepastian sejarah yang mutlak, namun sebagian sejarawan mengemukakan bahwa Musa benar-benar hidup dan bahwa eksodus dari Mesir yang dipimpinnya sungguh-sungguh terjadi. Hal ini terpelihara dengan nalar yang baik bahwa sejarah Israel sekarang tidak bisa dipahami jika hal ini tidak diakui. Ilmu pengetahuan kini menjadi sangat berhati-hati dan jauh lebih lunak ketika berhadapan dengan tradisi daripada yang pernah terjadi pada awal penyelidikan sejarah.

ㅤㅤ

Penulis: Sigmund Freud

Penerbit: Octopus, 2017

Kategori: Filsafat

SKU: BRD2885

Bahasa: Indonesia

Dimensi: 13 x 19 cm l Softcover 

Tebal: 290 hlm l Bookpaper

Harga: 70.000

 
 :
 :
250g