Image of a product

Imagined Communities - Pustaka Pelajar

6  
Rp 85,000
Rp 68,000
Siapa pernah berpikir, makin kencang badai melanda, makin jauh Swargaloka ditinggalkannya. Benturan-benturan bersenjata antara tahun 1978-1979 di Indocina, yang menjadi biang kelahiran naskah asli Komunitas-komunitas terbayang ini, hanya dalam jarak waktu 12 tahun kemudia terasa begitu jauh, seakan berkecamuk di zaman yang lain. Kala itu saya diburu momok kemungkinan meletusnya perang-perang baru yang luas cakupannya antara negara-negara sosialis. Saat ini separuh dari negara-negara itu sudah luluh jadi abu di kaki sang malaikat sejarah, sedangkan sisanya dibekap ketakutan akan peluang mereka menapaktilas jejak rekannya yang telah lebur. Mereka yang selamat dari peperangan antara bangsa kini dihadang perang saudara. Besar kemungkinan, kala fajar milenium menyingsing, tiada remah tersisa dari Uni Republik-republik sosialis, kecuali... republik-republik. Mustilah semua ini, entah bagaimana bisa diramalkan sebelum terjadi? Pada tahun 1983 saya menulis rumusan jatidiri Uni Soviet seperti ini: pewaris negara-negara dinastik pra nasional dari abad ke 19, sekaligus perintis tatanan internasionalis abad 21. Tetapi, usai melacak ledakan-ledakan nasionalis yang meremukkan imperium-imperium luas yang serba majemuk, yang berpusat di Wina, London, Konstantinopel, Paris dan Madrid, nyatanya saya gagal mencerna bahwa jangkauan sumbunya telah sampai paling sedikit ke Moskow. Toh bagi saya masih ada secercah pelipur lara, sebab nampaknya sejarah memintal pengejawantahan logika komunitas-komunitas terbayang secara lebih baik ketimbang penulisnya sendiri. Judul Buku : Imagined Communities (Komunitas-Komunitas Terbayang) Penulis : Benedict Anderson. Penerbit : Pustaka Pelajar Tebal : liii + 336 hlm l HVS Dimensi: 15x23 cm l Softcover Harga Normal: 85.000
 
 :
 :
600g