Setelah melihat nadi kebodohan berdenyut dalam diri orang-orang bodoh itu. saya merasa penting untuk menulis buku ini sebagai sanggahan atas para filosof terdahulu serta eksplorasi atas kerancuan dalam keyakinan berikut inkonsistensi berbagai teori mereka dalam persoalan yang terkait dengan metafisika. Buku ini juga akan menyingkap relung-relung terdalam dari elemen pemikiran mereka yang dapat mewujudkan suka cita kaum intelektual dan memberikan pelajaran pada para cendikiawan. yang saya maksud disini adalah persoalan-persoalan akidah dan pendapat-pendapat yang menjadi medan perdebatan dengan kelompok m ayoritas umat islam. (Imam al-Ghazzalli)
Melalui karya monumentalnya ini, Abu Hamid al-Gazali telah menelanjangi kerancauan dari pemikiran para filsuf. Demi memuluskan ambisi-nya itu, al-Gazali masuk ke dalam gelanggang filsafat dan langsung menyerang, alih-alih mempertahankan keyakinan sendiri. Diakui atau tidak, cengkeraman kutukan al-Gazali terhadap filsafat lewat karyanya ini begitu menggurita. Meski demikian, justruyang kemudian dibantah oleh Ibnu Rusyd melalui Tahafut at-Tahafut ini telah menjadi diskursus filsafat di dunia Islam menjadi semakin sehat dan penuh gairah, hingga saat ini.
Selamat Membaca dan Merdekalah...
Judul Buku: Kerancauan Filsafat
Penulis: Imam al-Gazali
Penerjemah: Achmad Maimun
Penerbit: Forum
Tebal: lxxxii+371 hlm | Bookpaper
Dimensi: 14x21 cm | Soft cover